Sehari Dilanda Gelombang Panas, Kota di Kanada 'Hancur' Akibat Kebakaran Hutan

Jum'at, 02 Juli 2021 - 10:32 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah tweet Kamis pagi, BC Wildfire Service mengatakan pihaknya menanggapi "situasi yang berkembang" di Lytton dengan membantu dinas pemadam kebakaran kota.

Kota terdekat Merritt telah membuka pusat penerimaan pengungsi dari Lytton, menurut halaman Facebook-nya.

Lytton, yang berjarak sekitar 195 mil sebelah timur Vancouver, memiliki populasi sekitar 250 penduduk.

Suhu di Lytton naik menjadi 49,5 C pada hari Selasa, suhu tertinggi yang pernah tercatat di Kanada. Itu adalah hari ketiga berturut-turut rekor dipecahkan di daerah tersebut, menurut ECCC Weather British Columbia.

"Hingga saat ini, provinsi tersebut telah mengalami 450 kebakaran tahun ini," katanya.

Suhu ekstrem telah berdampak buruk di provinsi itu karena lebih dari 230 kematian telah dilaporkan di British Columbia sejak Jumat, kata para pejabat Selasa.

Kepala koroner provinsi menyebutnya sebagai waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Sejak awal gelombang panas akhir pekan lalu, Layanan Koroner BC telah mengalami peningkatan signifikan dalam kematian yang dilaporkan di mana diduga panas ekstrem telah berkontribusi," kata Kepala Koroner Lisa Lapointe dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Suhu Terpanas dalam Sejarah Panggang Kanada, Ratusan Orang Meninggal
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Gelombang Panas dan...
Gelombang Panas dan Kebakaran Terus Meluas di Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved