Seteru China-AS Kian Memanas, Beijing Bersiap Kerahkan 2 Kapal Induk

Rabu, 27 Mei 2020 - 01:06 WIB
loading...
Seteru China-AS Kian...
Kapal induk Liaoning milik militer China. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Beijing dilaporkan bersiap untuk mengerahkan dua kapal induk ke lepas pantai Taiwan. Laporan ini muncul di tengah ketegangan yang memanas antara China dan Amerika Serikat (AS) , di mana kedua pihak sudah di ambang Perang Dingin baru.

Kapal Liaoning dan Shandong saat ini (27/5/2020) terlibat dalam pelatihan kesiapan tempur di Teluk Bohai yang dikontrol ketat, di Laut Kuning. Menurut laporan media pemerintah China, Global Times, kedua kapal tempur raksasa itu selanjutnya akan bergabung dengan latihan perang invasi di dekat Pulau Pratas.

Ini akan menjadi yang pertama kalinya bagi China untuk mengerahkan dua kapal induk sekaligus dan langkah ini memicu kekhawatiran di pihak Taiwan akan kemungkinan invasi ke pulau Pratas, yang kemudian dapat digunakan sebagai titik pementasan untuk serangan di daratan Taiwan. (Baca: China: AS Dorong Hubungan ke Arah Perang Dingin Baru )

Manuver ini dilakukan Beijing setelah mengancam akan menyatukan kembali Taiwan dengan China ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan dia bisa memutuskan seluruh hubungan Amerika dengan China.

Ketegangan telah memanas antara AS dan China tentang asal-usul virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global.

AS mengatakan pada Jumat pekan lalu bahwa mereka akan melarang perdagangan dengan 33 perusahaan China.

Tetapi Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan bahwa tindakan AS itu akan berisiko pecahnya Perang Dingin baru. Dia menolak tuduhan Washington bahwa Beijing berbohong terkait penanganannya terhadap pandemi Covid-19. Dia juga menegaskan bahwa Beijing terbuka untuk upaya internasional dalam menemukan sumber pandemi Covid-19.

Wang Yi mengatakan Amerika Serikat telah terinfeksi oleh "virus politik" yang memaksa tokoh-tokoh di Amerika untuk terus menyerang China.

"Ini telah menjadi perhatian kita bahwa beberapa kekuatan politik di AS mengambil sandera hubungan China-AS dan mendorong kedua negara kita ke ambang Perang Dingin baru," katanya. (Baca juga: Tak Peduli COVID-19, AS Siap Ledakkan Nuklir dalam Konflik Besar )

Sebuah laporan baru dari Council on Foreign Relations, sebuah lembaga think tank AS, mengatakan latihan perang bisa mengambil risiko konfrontasi militer di Laut China Selatan yang melibatkan Amerika Serikat dan China. "Yang bisa meningkat secara signifikan dalam 18 bulan ke depan," bunyi laporan tersebut.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Sebut AS Serius...
Putin Sebut AS Serius Ingin Caplok Greenland, Ini yang Dikhawatirkan Rusia
Houthi Yaman Tembakkan...
Houthi Yaman Tembakkan Rudal ke Israel dan Kapal Induk Nuklir AS
Era Hubungan Dekat Kanada-AS...
Era Hubungan Dekat Kanada-AS Sudah Berakhir, Seteru 2 Sekutu NATO Memanas
Eks Jenderal Tertinggi...
Eks Jenderal Tertinggi Ukraina: Pasal 5 NATO Itu Tak Ada, Anggotanya Tak Dilindungi dari Rusia
AS Beri Israel Semua...
AS Beri Israel Semua Senjata yang Dibutuhkan untuk Lanjutkan Genosida di Gaza
Mahasiswa AS Warga Turki...
Mahasiswa AS Warga Turki Ditangkap Hanya karena Dukung Palestina
Wanita Ini Manjakan...
Wanita Ini Manjakan Selingkuhannya dengan Barang Mewah, Sementara Suaminya Hidup Hemat
Kuil Berusia 1.300 Tahun...
Kuil Berusia 1.300 Tahun Terdampak Kebakaran Hutan di Korea Selatan
Masya Allah! Penampakan...
Masya Allah! Penampakan Padang Tandus Saudi Diselimuti Es meski Musim Dingin Telah Lewat
Rekomendasi
Doa Sapu Jagat Beserta...
Doa Sapu Jagat Beserta Makna dan Khasiatnya
10 Makanan Khas Lebaran...
10 Makanan Khas Lebaran di Indonesia selain Opor dan Ketupat
H-3 Lebaran, Korlantas...
H-3 Lebaran, Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai Pagi Ini
Berita Terkini
Houthi Yaman Tembakkan...
Houthi Yaman Tembakkan Rudal ke Israel dan Kapal Induk Nuklir AS
34 menit yang lalu
Putin Usul PBB Memerintah...
Putin Usul PBB Memerintah Sementara Ukraina, Ini Tujuan Pentingnya
1 jam yang lalu
Zelensky: Vladimir Putin...
Zelensky: Vladimir Putin Segera Mati, Perang Rusia-Ukraina Akan Berakhir
1 jam yang lalu
Kapal Selam Sindbad...
Kapal Selam Sindbad Bawa 45 Turis Tenggelam di Lepas Pantai Mesir, 6 Tewas, Ini Penampakannya
2 jam yang lalu
Idul Fitri Minggu atau...
Idul Fitri Minggu atau Senin? Mahkamah Agung Arab Saudi Minta Umat Islam Lihat Hilal pada Sabtu
2 jam yang lalu
Era Hubungan Dekat Kanada-AS...
Era Hubungan Dekat Kanada-AS Sudah Berakhir, Seteru 2 Sekutu NATO Memanas
3 jam yang lalu
Infografis
Lawan Houthi, AS akan...
Lawan Houthi, AS akan Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved