Afghanistan Berencana Kembali Bebasan Ratusan Anggota Taliban

Selasa, 26 Mei 2020 - 21:24 WIB
loading...
Afghanistan Berencana...
Pemerintah Afghanistan mengatakan, mereka kembali berencana membebaskan setidaknya 900 anggota Taliban. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Pemerintah Afghanistan mengatakan, mereka kembali berencana membebaskan setidaknya 900 anggota Taliban. Kabul kemudian berharap Taliban mau memperpanjang gencatan senjata dan mendorong proses perdamaian.

"Proses pembebasan telah dimulai dan pemerintah ingin memulai pembicaraan langsung yang telah lama terjalin dengan Taliban," ucap juru bicara Dewan Keamanan Nasional Afghanistan, Javed Faisal seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (26/5/2020).

Pengumuman itu muncul sehari setelah Kabul membebaskan 100 tahanan Taliban sebagai isyarat niat baik, menyusul deklarasi gencatan senjata tiga hari yang tak terduga yang diumumkan Taliban.

Pada hari Minggu, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani memerintahkan dimulainya proses pembebasan hingga 2.000 anggota Taliban dan mengatakan pemerintahnya siap untuk memulai pembicaraan yang telah lama ditunggu-tunggu dengan kelompok tersebut.

"Pemenang perdamaian adalah rakyat Afghanistan. Perang hanya membawa kehancuran dan kesengsaraan, terutama bagi perempuan Afghanistan, yang paling menderita," kata Ghani.

Komunitas internasional menyambut gencatan senjata yang tak terduga, yang merupakan gencatan senjata singkat kedua dalam konflik yang mematikan, yang kini memasuki tahun ke 19.

Setidaknya terdapat 12 ribu hingga 15 ribu anggota Taliban, termasuk gerilyawan dari Pakistan, Asia Tengah, dan negara-negara Teluk, yang berada di penjara-penjara pemerintah di seluruh Afghanistan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved