Hampir 20 Tahun Jalankan Misi NATO, Tentara Jerman Terakhir Tinggalkan Afghanistan

Rabu, 30 Juni 2021 - 15:21 WIB
loading...
A A A
Politisi dari partai lain lebih tertutup. Siemtje Moeller dari Sosial Demokrat (SPD) mengatakan bahwa sementara operasi itu sukses dari perspektif militer, pembangunan negara jangka panjang di Afghanistan terbukti lebih sulit. Moeller menyerukan peninjauan misi, seperti yang dilakukan perwakilan dari partai Kiri.

“Harus diakui bahwa tujuan utama – perdamaian di Afghanistan dan struktur negara yang stabil – belum tercapai,” kata Tobias Lindner, seorang anggota parlemen untuk Partai Hijau.

Pasukan Jerman telah pergi saat Pentagon bersiap untuk sepenuhnya menarik kembali pasukannya sendiri dari Afghanistan pada 11 September 2021. Penarikan tentara AS meningkatkan kekhawatiran bahwa Taliban, yang telah menduduki sejumlah tempat dalam beberapa bulan terakhir, akan menghancurkan pemerintah Afghanistan yang didukung oleh Barat di Kabul dan sekali lagi menyerbu negara itu.

Para militan merebut kota Sher Khan Bandar dekat perbatasan Afghanistan-Tajik bulan ini dan mengklaim telah merebut 90 distrik sejak pertengahan Mei. NBC News mengutip seorang komandan Taliban yang mengatakan pekan lalu bahwa para militan terkejut dengan kecepatan kemajuan mereka sendiri.

Baca juga: Afghanistan Memanas, Taliban Diduga Meroket Rumah Sakit hingga Terbakar
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Selama 20 Tahun di Afghanistan,...
Selama 20 Tahun di Afghanistan, AS Tekor Rp4 Triliun Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved