India Kerahkan 50.000 Tentara ke Perbatasan dengan China

Selasa, 29 Juni 2021 - 11:56 WIB
India Kerahkan 50.000 Tentara ke Perbatasan dengan China
Para tentara India yang ditugaskan di dekat perbatasan dengan China. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - India telah mengerahkan setidaknya 50.000 tentara tambahan ke perbatasannya dengan China . Langkah ini merupakan perubahan bersejarah menuju postur militer ofensif terhadap negara komunis yang jadi ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Pengerahan tentara berskala besar itu diungkap Bloomberg, Senin (28/6/2021), yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui perubahan kebijakan militer New Delhi.

Baca juga: Coba Kudeta Raja Salman, Pangeran Arab Saudi Dihukum Mati

Meskipun kedua negara bertempur di Himalaya pada tahun 1962, fokus strategis India terutama adalah Pakistan sejak Inggris meninggalkan anak benua itu, di mana keduanya telah berperang tiga kali atas wilayah Kashmir yang disengketakan.



Namun sejak pertempuran India-China paling mematikan dalam beberapa dekade pada tahun lalu, pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi telah berusaha meredakan ketegangan dengan Islamabad dan berkonsentrasi terutama untuk melawan Beijing.

Selama beberapa bulan terakhir, India telah memindahkan pasukan dan skuadron jet tempur ke tiga daerah berbeda di sepanjang perbatasannya dengan China. Hal itu diungkap empat orang yang mengetahui masalah tersebut.

Dua dari empat sumber itu mengatakan secara keseluruhan, India sekarang memiliki sekitar 200.000 tentara yang difokuskan di perbatasan, yang merupakan peningkatan lebih dari 40 persen dari tahun lalu.

Baik Angkatan Darat India dan juru bicara Kantor Perdana Menteri di New Delhi tidak menanggapi permintaan komentar.

Kehadiran militer India memang ditujukan untuk memblokir gerakan China. Namun, salah satu sumber tersebut mengatakan pengerahan tentara tambahan itu akan memungkinkan komandan India lebih banyak pilihan untuk menyerang dan merebut wilayah di China jika perlu dalam strategi yang dikenal sebagai “pertahanan ofensif”.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1366 seconds (10.101#12.26)