Respons Pemimpin Dunia atas Operasi Sindoor, Turki: Perang Habis-habisan Terbuka Lebar

Kamis, 08 Mei 2025 - 02:20 WIB
loading...
Respons Pemimpin Dunia...
Para pemimpin dunia merespons serangan India ke Pakistan dalam operasi Sindoor. Foto/X/@M44_1RJ
A A A
ISLAMABAD - Ada kekhawatiran global setelah India meluncurkan 'Operasi Sindoor', yang menargetkan beberapa lokasi di Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan yang menurut New Delhi merupakan lokasi pelatihan "teroris".

Sebagai tanggapan, Islamabad mengklaim telah menyerang posisi tentara India dan menembak jatuh beberapa pesawat tempur, menyebut serangan India sebagai "tindakan perang".

Respons Pemimpin Dunia atas Operasi Sindoor, Turki: Perang Habis-habisan Terbuka Lebar

1. Presiden AS Donald Trump

“Ini memalukan. Baru saja mendengarnya. Saya kira orang-orang tahu sesuatu akan terjadi berdasarkan sedikit kejadian di masa lalu. Mereka telah bertempur untuk waktu yang lama. Mereka telah bertempur selama beberapa dekade. Saya harap ini berakhir dengan sangat cepat,” kata Trump.

Baca Juga: Apa Itu Operasi Sindoor?

2. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio

Pemerintah AS mengatakan bahwa mereka mengikuti dengan saksama eskalasi militer di Asia Selatan.

“Saya memantau situasi antara India dan Pakistan dengan saksama. Saya sependapat dengan komentar @POTUS sebelumnya hari ini bahwa ini diharapkan segera berakhir dan akan terus melibatkan kepemimpinan India dan Pakistan menuju resolusi damai,” tulis Rubio di X.

3. Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres

“Sekretaris Jenderal sangat prihatin dengan operasi militer India di Garis Kontrol dan perbatasan internasional. Ia menyerukan pengekangan militer maksimum dari kedua negara,” kata juru bicara Guterres dalam sebuah pernyataan.

“Dunia tidak mampu menanggung konfrontasi militer antara India dan Pakistan,” tambahnya.

4. Menteri Luar Negeri Prancis

Prancis telah meminta India dan Pakistan untuk menahan diri karena kekerasan terburuk dalam dua dekade terjadi antara dua negara tetangga bersenjata nuklir tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved