Rusia Mengaku Khawatir dengan 'Perang' China dan AS

Selasa, 26 Mei 2020 - 20:49 WIB
loading...
Rusia Mengaku Khawatir...
Rusia menyatakan khawatir terhadap perang kata-kata yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan China. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Rusia menyatakan khawatir terhadap perang kata-kata yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan China. AS dan China telah saling melemparkan serangan, mulai dari masalah Covid-19, hingga yang terbaru masalah Hong Kong.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, Moskow mendesak AS dan China untuk menghentikan perang kata-kata dan mulai bekerjasama menyelesaikan masalah yang ada, khususnya terkait pandemi. Peskov menyebut, apa yang terjadi saat ini antara kedua negara cukup mengerikan.

"Mengingat upaya bersama untuk memerangi pandemi Covid-19, itu terlihat tidak menyenangkan," ucap Peskov, ketika diminta untuk mengomentari situasi dalam hubungan Washington-Beijing.

"Secara alami, kami lebih suka melihat interaksi, kerja sama, dan bantuan timbal balik daripada saling melemparkan serangan. Rusia dipandu oleh prinsip-prinsip ini dalam hubungan bilateral dengan China dan AS," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir tass pada Selasa (26/5/2020).

Seperti diketahui, hubungan AS dan China terus memanas dalam beberapa bulan terakhir. Hubungan kedua negara memburuk setelah Washigton melemparkan tudingan bahwa asal Covid-19 adalah laboratorium di Wuhan, yang dibantah keras oleh China.

Pejabat dari kedua negara kemudian saling melemparkan serangan verbal mengenai hal tersebut. Hubungan kedua negara semakin bertambah buruk saat AS getol menyampaikan dukungan terhadap Taiwan, khususnya soal keanggotaan mereka di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Terbaru, hubungan keduanya semakin memenas setelah AS mengancam akan mempertimbangkan kembali status Hong Kong, setelah Beijing berencana menerapkan undang-undang keamanan kontroversial di Hong Kong.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penampakan Demo Besar...
Penampakan Demo Besar di Amerika Serikat Menentang Trump, Diikuti 250.000 Orang
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
Macron bisa Pimpin Perundingan...
Macron bisa Pimpin Perundingan Uni Eropa dengan Rusia
Netanyahu akan Bertemu...
Netanyahu akan Bertemu Trump di Gedung Putih, Bahas Tarif, Gaza, dan Iran
Rusia Hapus Taliban...
Rusia Hapus Taliban dari Daftar Teroris, Afghanistan Perluas Kerja Sama
India Diversifikasi...
India Diversifikasi Impor, China Tak Lagi Jadi Andalan Utama
Zelensky Gunakan Detektor...
Zelensky Gunakan Detektor Kebohongan untuk Menyelidiki Kebocoran
Korban Tewas Gempa Myanmar...
Korban Tewas Gempa Myanmar dan Thailand Tembus 3.471 Orang, Hujan Sulitkan Upaya Bantuan
Nah! Pegawai Pemerintah...
Nah! Pegawai Pemerintah AS Dilarang Jalin Hubungan Asmara dengan Warga China, kok Gitu?
Rekomendasi
Jay Idzes: Muda, Vokal,...
Jay Idzes: Muda, Vokal, dan Kekuatan Rahasia Kapten Timnas Indonesia
Polisi Ungkap Analisis...
Polisi Ungkap Analisis CCTV Wartawan Palu Tewas di Kamar Hotel Jakbar, Ini Temuannya
Mohamed Salah, Antara...
Mohamed Salah, Antara Seret Gol dan Fokus Kejar Rekor Sepatu Emas Thierry Henry
Berita Terkini
Penampakan Demo Besar...
Penampakan Demo Besar di Amerika Serikat Menentang Trump, Diikuti 250.000 Orang
25 menit yang lalu
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
1 jam yang lalu
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Bongkar Akal-akalan Netanyahu Hindari Pengadilan Korupsi
2 jam yang lalu
Jerman akan Gelar Latihan...
Jerman akan Gelar Latihan Militer 800.000 Tentara untuk Hadapi Rusia
3 jam yang lalu
PBB Perpanjang Mandat...
PBB Perpanjang Mandat Francesca Albanese, Israel dan Pendukung Zionis Murka
4 jam yang lalu
Macron bisa Pimpin Perundingan...
Macron bisa Pimpin Perundingan Uni Eropa dengan Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved