Bocorkan Nama Informan AS di Irak pada Hizbullah, Penerjemah Pentagon Dipenjara

Kamis, 24 Juni 2021 - 11:14 WIB
loading...
Bocorkan Nama Informan...
Mariam Thompson menjalani sidang federal di Washington pada 4 Maret 2020. Foto/cbsnews
A A A
WASHINGTON - Seorang penerjemah Pentagon divonis hukuman 23 tahun penjara karena membocorkan nama-nama informan Amerika Serikat (AS) di Irak kepada seseorang yang terkait Hizbullah Lebanon .

Mariam Thompson, 62, telah mengakui mengirimkan informasi rahasia kepada seorang warga negara Lebanon dengan harapan informasi itu akan diteruskan ke Hizbullah, kelompok yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Washington.

"Hukuman Thompson mencerminkan keseriusan pelanggarannya terhadap kepercayaan rakyat Amerika, sumber daya manusia yang dia bahayakan dan pasukan yang bekerja di sisinya sebagai teman dan kolega," papar John Demers, kepala Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman AS.

Baca juga: Pisang Rp650.000, Kopi Rp1,5 Juta, Krisis Pangan Korea Utara Makin Brutal

Menurut dokumen pengadilan, Thompson bekerja sebagai penerjemah di pangkalan militer asing ketika, pada 2017, dia memulai hubungan di aplikasi video dengan seorang pria yang mengatakan dia terhubung dengan Hizbullah di Lebanon.

Baca juga: Semua Persiapan Selesai, Arab Saudi Siap Terima Kedatangan Jamaah Haji

"Seiring waktu, Thompson mengembangkan minat romantis pada rekan konspiratornya," ujar pernyataan Departemen Kehakiman AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved