Inggris Sangkal Kapal Perangnya Jadi Target Tembakan dan Bom Rusia
Kamis, 24 Juni 2021 - 00:43 WIB
loading...
Kapal perang HMS Defender Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Foto/REUTERS/Sergey Smolentsev
A
A
A
LONDON - Inggris membantah bahwa kapal perangnya di Laut Hitam jadi target tembakan dan bom yang ditembakkan kapal perang dan jet tempur Rusia , Rabu (23/6/2021).
Kementerian Pertahanan Moskow mengatakan bahwa kapal perang HMS Defender memasuki perairan teritorial Rusia di dekat Crimea. Lantaran pelanggaran itulah sebuah kapal patroli melepaskan tembakan peringatan dan sebuah jet menjatuhkan empat bom di jalur kapal perang Inggris tersebut.
Baca juga: Usir Kapal Perang Inggris, Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan hingga Jatuhkan Bom
Namun Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan tidak ada tembakan peringatan yang ditembakkan ke HMS Defender. Kementerian ini mengatakan kapal HMS Defender berlayar di perairan Ukraina.
Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa HMS Defender sedang melakukan transit rutin dan memasuki koridor lalu lintas yang diakui secara internasional.
"Seperti biasa, kapal Rusia membayangi perjalanannya dan dia diberitahu tentang latihan di sekitarnya yang lebih luas," katanya, seperti dikutip BBC.
Kementerian Pertahanan Moskow mengatakan bahwa kapal perang HMS Defender memasuki perairan teritorial Rusia di dekat Crimea. Lantaran pelanggaran itulah sebuah kapal patroli melepaskan tembakan peringatan dan sebuah jet menjatuhkan empat bom di jalur kapal perang Inggris tersebut.
Baca juga: Usir Kapal Perang Inggris, Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan hingga Jatuhkan Bom
Namun Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan tidak ada tembakan peringatan yang ditembakkan ke HMS Defender. Kementerian ini mengatakan kapal HMS Defender berlayar di perairan Ukraina.
Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa HMS Defender sedang melakukan transit rutin dan memasuki koridor lalu lintas yang diakui secara internasional.
"Seperti biasa, kapal Rusia membayangi perjalanannya dan dia diberitahu tentang latihan di sekitarnya yang lebih luas," katanya, seperti dikutip BBC.
Lihat Juga :