Dipasok Senjata, Jenderal Tertinggi Junta Myanmar Berterima Kasih kepada Rusia
Kamis, 24 Juni 2021 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Min Aung Hlaing kemudian bertemu dengan kepala pengekspor senjata negara Rosoboronexport, Alexander Mikheyev, untuk membahas potensi kerjasama teknis militer.
Sejak Februari, tindakan brutal junta terhadap perbedaan pendapat telah menewaskan sedikitnya 870 warga sipil. Data ini bersumber dari kelompok pemantau lokal.
Meskipun Kremlin mengatakan prihatin dengan jatuhnya korban sipil, Moskow telah berusaha untuk mengembangkan hubungan dengan junta.
Pada bulan Maret, seorang wakil menteri pertahanan Rusia bergabung dengan parade tahunan yang menampilkan kehebatan militer Myanmar, termasuk jet tempur, tank, dan helikopter buatan Rusia.
Sejak Februari, tindakan brutal junta terhadap perbedaan pendapat telah menewaskan sedikitnya 870 warga sipil. Data ini bersumber dari kelompok pemantau lokal.
Meskipun Kremlin mengatakan prihatin dengan jatuhnya korban sipil, Moskow telah berusaha untuk mengembangkan hubungan dengan junta.
Pada bulan Maret, seorang wakil menteri pertahanan Rusia bergabung dengan parade tahunan yang menampilkan kehebatan militer Myanmar, termasuk jet tempur, tank, dan helikopter buatan Rusia.
(min)
Lihat Juga :