Pakar: Akibat India Acuhkan Peringatan Dini, Varian Baru Covid-19 Menyebar Luas

Senin, 21 Juni 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Meskipun Salunke menandai masalah tersebut, dan peringatan lebih lanjut pada awal Maret dari forum penasihat ilmiah bahwa varian baru sedang berlangsung di negara itu, pemerintah federal mengizinkan rapat umum pemilihan, festival keagamaan dan pertemuan massal lainnya untuk dilanjutkan, dan gagal untuk mengambil tindakan untuk menghentikan penyebaran virus.

Dalam 80 hari, varian tersebut berpindah dari Amravati ke lusinan negara di seluruh dunia, termasuk Inggris, Amerika Serikat, dan Singapura. Kondisi ini menghadirkan kemunduran bagi upaya global untuk mengatasi penyakit tersebut.

Baca: India Cetak Rekor Kematian Akibat Covid-19, Lebih dari 4.500 Meninggal

Tidak mungkin untuk mengatakan dengan tepat berapa banyak infeksi di setiap negara yang disebabkan oleh varian baru, karena sangat sedikit sampel dari tes positif yang telah diurutkan. Pihak berwenang AS memperkirakan pekan lalu bahwa varian tersebut menyumbang 6% dari infeksi virus corona di sana.

Di India, peningkatan dramatis dalam jumlah infeksi dari April dan seterusnya, sebagian didorong oleh varian baru, membanjiri sistem kesehatan negara itu, menyebabkan rumah sakit kehabisan tempat tidur dan oksigen dan menyebabkan krematorium dan kuburan meluap. Menteri Kesehatan India, Harsh Vardhan, mengatakan pada Mei bahwa varian itu diidentifikasi pada sekitar 20% sampel di negara yang telah diurutkan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved