Junta Militer Tolak Embargo Senjata PBB Terhadap Myanmar
Minggu, 20 Juni 2021 - 23:34 WIB
loading...
A
A
A
Resolusi tersebut mencerminkan konsensus internasional yang mengutuk kudeta yang menggulingkan pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi. Resolusi itu meminta junta militer untuk memulihkan transisi demokrasi negara itu, mengutuk kekerasan yang berlebihan dan mematikan sejak kudeta, dan meminta semua negara untuk mencegah aliran senjata ke Myanmar.
Itu juga meminta Angkatan Bersenjata Myanmar untuk segera dan tanpa syarat membebaskanSuu Kyi, Presiden Win Myint dan pejabat serta politisi lainnya yang ditahan setelah kudeta, serta semua orang yang telah ditahan, didakwa, atau ditangkap secara sewenang-wenang.
Langkah itu disetujui oleh 119 negara. Belarusia, pemasok senjata utama ke Myanmar menolak resolusi itu dan 36 negara abstain, termasuk, China dan India, bersama dengan Rusia. Baca juga: PBB: Myanmar Berisiko Perang Saudara Skala Besar
Itu juga meminta Angkatan Bersenjata Myanmar untuk segera dan tanpa syarat membebaskanSuu Kyi, Presiden Win Myint dan pejabat serta politisi lainnya yang ditahan setelah kudeta, serta semua orang yang telah ditahan, didakwa, atau ditangkap secara sewenang-wenang.
Langkah itu disetujui oleh 119 negara. Belarusia, pemasok senjata utama ke Myanmar menolak resolusi itu dan 36 negara abstain, termasuk, China dan India, bersama dengan Rusia. Baca juga: PBB: Myanmar Berisiko Perang Saudara Skala Besar
(ian)
Lihat Juga :