Coba Cari Sarang Penyu, Peneliti di AS Justru Temukan Puluhan Kilogram Kokain

Rabu, 16 Juni 2021 - 21:40 WIB
loading...
Coba Cari Sarang Penyu,...
Secara total, 24 paket narkoba diambil dari tempat kejadian dengan nilai mencapai USD 1, 2 juta atau Rp. 18 miliar. Foto/Ist
A A A
FLORIDA - Para penliti di Amerika Serikat (AS) membuat penemuan yang cukup mengejutkan saat melakukan survei tentang kebiasaan bersarang populasi penyu lokal di dekat Stasiun Luar Angkasa Cape Canaveral, Florida.Alih-alih menemukan sarang penyu, para peneliti justru menemukan puluhan kilogram narkoba.

Penemuan itu terjadi saat para peneliti melakukan survei peneluran penyu di berbagai jadwal di sepanjang pantai Florida untuk mengelola potensi efek negatif dari aktivitas manusia terhadap populasi penyu lokal dan sarangnya. Florida adalah rumah bagi lima spesies penyu, yakni penyu hijau, belimbing, tempayan, penyu sisik, dan lekang Kemp.

Itu diungkap oleh Angy Chambers, seorang manajer satwa liar dengan Skuadron Insinyur Sipil ke-45, saat dia sedang melakukan survei di sepanjang pantai Florida pada 19 Mei 2021. Segera setelah melihat sebuah paket yang dibungkus dengan pita plastik, Chambers curiga bahwa isinya adalah obat-obatan terlarang.

"Saya segera menghubungi Skuadron Pasukan Keamanan (SFS) ke-45," kata Chambers, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (16/6/2021). Baca juga: Reaktor Nuklir China Bocor, AS Selidiki Laporan Ancaman Radiologis

"Sementara saya menunggu mereka datang, saya mengemudi sedikit lebih jauh dan melihat paket lain, dan kemudian yang lain. Pada saat itu, saya menelepon SFS kembali dan menyarankan mereka membawa UTV, atau Kendaraan Medan Utilitas, karena saya menghitung setidaknya ada 18 paket," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat, Tulis Grafiti 'Balas Dendam'
Survei: Opini Warga...
Survei: Opini Warga AS terhadap Israel dan Netanyahu Makin Buruk
Rekomendasi
Eks Kasi Intelijen Cukai...
Eks Kasi Intelijen Cukai Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar dari John Field hingga Pengusaha Rokok
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
Kementerian Hukum Serahkan...
Kementerian Hukum Serahkan SK Penegasan WNI kepada 7 Warga Keturunan Filipina di Bitung
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved