Rusia: Dunia Harus Bersatu Hadapi Serangan 'Alien'

Rabu, 16 Juni 2021 - 20:16 WIB
loading...
Rusia: Dunia Harus Bersatu...
Moskow menilai tdak ada negara di dunia yang dapat membuat sistem sendiri untuk mengubah lintasan benda langit yang mengancam Bumi. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Tidak ada negara di dunia yang dapat membuat sistem sendiri untuk mengubah lintasan benda langit yang mengancam Bumi. Hal itu diungkapkan kepala Perusahaan Antariksa Negara Rusia , Roscosmos, Dmitry Rogozin.

Berbicara saat Konferensi Eksplorasi Luar Angkasa Global 2021 (GLEX 2021), Rogozoin menuturkan, dunia harus bersatu untuk menghadapi ancaman yang datang dari luar angkasa. Baca juga: Pentagon Pastikan Aerodinamis UFO di Luar Kempuan Pesawat Buatan China dan Rusia

“Tidak ada teknologi yang memungkinkan untuk mengubah lintasan dan menangkal bahaya bagi Bumi kita. Teknologi ini perlu diciptakan, tetapi tidak satu negara pun dapat melakukannya sendiri. Ini adalah tugas bersama untuk melindungi planet kita," ucapnya.

Perlindungan bumi, jelas Rogozin, seperti dilansir Tass pada Rabu (16/6/2021), adalah salah satu tugas terpenting bagi kosmonotika.

"Tugas paling penting adalah bagaimana melindungi planet ini dari tabrakan berbahaya dengan benda langit yang dapat merusak peradaban," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved