Eks Dubes AS untuk PBB: Menghidupkan Kembali JCPOA Kematian Bagi Israel
Rabu, 16 Juni 2021 - 04:34 WIB
loading...
A
A
A
“Iran tidak akan pernah mengubah caranya. Tidak akan pernah berhenti mengatakan kematian kepada Israel. Tidak akan pernah berhenti mengatakan kematian kepada Amerika. Dan satu-satunya cara agar kita dapat melakukan perubahan adalah dengan menarik kembali uangnya dan menarik kembali dompetnya,” kata politisi Amerika itu.
Nikki, yang menjabat pada era Donald Trump, melakukan tur ke Israel selatan pada hari Minggu dan Senin. Ia bertemu dengan pejabat tinggi negara itu termasuk Menteri Luar Negeri Yair Lapid dan mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang masa jabatannya selama dua belas tahun berturut-turut telah berakhir.
Haley tiba di Israel dalam misi solidaritas yang diselenggarakan oleh Christians United for Israel.
Wina, Austria, telah menjadi tuan rumah pembicaraan mengenai pencabutan sanksi dan kembalinya Teheran dan Washington ke JCPOA, atau Perjanjian Nuklir Iran. Setelah menjabat pada Januari lalu, Presiden AS Joe Biden telah mengisyaratkan bahwa kebangkitan kembali perjanjian nuklir dengan Iran dimungkinkan setelah Donald Trump membatalkan kesepakatan itu pada 2018 lalu.
Baca juga: Teheran Merespons Pemerintah Baru Israel: Iran yang Kuat Masih Ada di Sini!
Nikki, yang menjabat pada era Donald Trump, melakukan tur ke Israel selatan pada hari Minggu dan Senin. Ia bertemu dengan pejabat tinggi negara itu termasuk Menteri Luar Negeri Yair Lapid dan mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang masa jabatannya selama dua belas tahun berturut-turut telah berakhir.
Haley tiba di Israel dalam misi solidaritas yang diselenggarakan oleh Christians United for Israel.
Wina, Austria, telah menjadi tuan rumah pembicaraan mengenai pencabutan sanksi dan kembalinya Teheran dan Washington ke JCPOA, atau Perjanjian Nuklir Iran. Setelah menjabat pada Januari lalu, Presiden AS Joe Biden telah mengisyaratkan bahwa kebangkitan kembali perjanjian nuklir dengan Iran dimungkinkan setelah Donald Trump membatalkan kesepakatan itu pada 2018 lalu.
Baca juga: Teheran Merespons Pemerintah Baru Israel: Iran yang Kuat Masih Ada di Sini!
(ian)
Lihat Juga :