Tolak Dinikahkan dengan Sepupu, Gadis Cantik Ini Dibunuh Keluarganya Sendiri
Sabtu, 12 Juni 2021 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Ketiganya, yang membawa dua sekop, ember, dan tas biru dengan linggis di dalamnya, dilaporkan telah pergi selama sekitar dua jam sebelum kembali ke rumah.
Keesokan harinya, Saman dilaporkan mendengar percakapan antara kerabatnya, dan memberi tahu kekasihnya bahwa mereka merencanakan pembunuhannya.
Kekasih Saman mengatakan kepada surat kabar Italia, Gazzetta, di Reggio Emiliano bahwa korban mengirim SMS kepadanya mengatakan dia telah mendengar omongan pamannya bahwa pembunuhan adalah "satu-satunya solusi" untuk anak perempuan yang tidak mematuhi kode kehormatan ketat Pakistan.
Saman meminta kekasihnya untuk menghubungi polisi dalam dua hari jika dia tidak mengirim pesan kepadanya.
Polisi, seperti dikutip Mail Online, Jumat (11/6/2021), mengatakan lebih banyak rekaman CCTV—yang belum dipublikasikan—kemudian menunjukkan orangtua korban, Shabbar dan Nazia, mengantar putri mereka ke ladang di belakang pertanian pada pukul 21.00 malam pada 1 Mei.
Pasangan itu kembali hanya 13 menit kemudian, di mana ayah korban membawa ransel yang sebelumnya dipakai korban.
Polisi yakin orangtuanya menyerahkan korban kepada paman dan sepupunya yang sedang menunggu di ladang dan siapa yang membunuhnya dan mengubur tubuhnya di suatu tempat di sekitar area pertanian.
Keesokan harinya, Saman dilaporkan mendengar percakapan antara kerabatnya, dan memberi tahu kekasihnya bahwa mereka merencanakan pembunuhannya.
Kekasih Saman mengatakan kepada surat kabar Italia, Gazzetta, di Reggio Emiliano bahwa korban mengirim SMS kepadanya mengatakan dia telah mendengar omongan pamannya bahwa pembunuhan adalah "satu-satunya solusi" untuk anak perempuan yang tidak mematuhi kode kehormatan ketat Pakistan.
Saman meminta kekasihnya untuk menghubungi polisi dalam dua hari jika dia tidak mengirim pesan kepadanya.
Polisi, seperti dikutip Mail Online, Jumat (11/6/2021), mengatakan lebih banyak rekaman CCTV—yang belum dipublikasikan—kemudian menunjukkan orangtua korban, Shabbar dan Nazia, mengantar putri mereka ke ladang di belakang pertanian pada pukul 21.00 malam pada 1 Mei.
Pasangan itu kembali hanya 13 menit kemudian, di mana ayah korban membawa ransel yang sebelumnya dipakai korban.
Polisi yakin orangtuanya menyerahkan korban kepada paman dan sepupunya yang sedang menunggu di ladang dan siapa yang membunuhnya dan mengubur tubuhnya di suatu tempat di sekitar area pertanian.
(min)
Lihat Juga :