Putra Gaddafi Maju Jadi Calon Presiden Libya, 10 tahun Usai Aksi NATO

loading...
Putra Gaddafi Maju Jadi Calon Presiden Libya, 10 tahun Usai Aksi NATO
Putra mantan Pemimpin Libya Muammar Gaddafi, Saif al-Islam Gaddafi pada 2011. Foto/REUTERS
TRIPOLI - Putra mantan Pemimpin Libya Muammar Gaddafi, Saif al-Islam Gaddafi mengincar jabatan tertinggi di negaranya.

Langkah ini dilakukan satu dekade setelah mendiang ayahnya digulingkan dan dibunuh pemberontak yang didukung NATO. Penggulingan Gaddafi telah menyeret Libya dalam kerusuhan sipil selama hingga sekarang.

“Saif al-Islam Gaddafi telah mulai menjangkau para diplomat Barat dan lainnya saat dia berusaha memasuki kembali kehidupan publik,” papar laporan Times.



Baca juga: Yordania dan Hamas Mungkin Segera Rekonsiliasi untuk Hadapi Israel

Setelah dipandang sebagai penerus ayahnya, dia bersiap maju dalam pemilu presiden Libya pada 24 Desember.

Baca juga: Pembantaian Masjid Selandia Baru akan Dibuat Film, Muslim Protes Keras

Berbicara kepada surat kabar Times melalui telepon, dia mengatakan dalam keadaan sehat, dan mengkonfirmasi hubungannya dengan tim penasihat yang bertindak atas namanya.

Baca juga: Buat Provokasi, Pasukan Armenia Tembaki Tentara Azerbaijan Penjaga Perbatasan

Dia diperkirakan mengumumkan ambisi politiknya secara terbuka dalam waktu dekat. Namun, masih belum jelas apakah dia akan diizinkan mencalonkan diri, karena undang-undang pemilu baru yang saat ini sedang disusun berpotensi mengecualikannya dari partisipasi politik itu.

Pria berusia 48 tahun itu ditangkap dan dipenjarakan oleh militan pada 2011. Dia dibebaskan para penculiknya enam tahun kemudian dengan perjanjian amnesti.



Sejak itu, dia terus bersembunyi. Dia masih menghadapi surat perintah penangkapan di Libya, dan menurut Times, dia juga dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Beberapa saudara kandungnya tetap berada di penjara, baik di Libya maupun di luar negeri.

Sumber yang berbicara dengan Times mengatakan surat perintah ICC dapat ditarik, tetapi Gaddafi kemungkinan akan tetap mencalonkan diri meskipun tidak ada penarikan surat ICC.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top