4 Tanda Rusia Diduga Sedang Mempersiapkan Perang Melawan NATO

Senin, 05 Mei 2025 - 14:30 WIB
loading...
4 Tanda Rusia Diduga...
Ada empat tanda Rusia diduga sedang mempersiapkan perang melawan NATO. Foto/Ilustrasi Madeline Marshall/Wall Street Journal
A A A
BRUSSELS - Ketika invasi skala penuh Rusia ke Ukraina tak kunjung berakhir, Moskow dilaporkan telah mempersiapkan perang melawan NATO.

Rusia memperluas kehadiran pasukannya di sepanjang perbatasannya dengan blok Barat, meningkatkan pengeluaran militernya dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan mengintensifkan operasi rahasia melawan Barat.

NATO harus mengharapkan hal yang tak terduga dan bersiap menghadapi serangan Rusia, kata Laksamana Belanda Rob Bauer, kepala komite militer NATO, di Brussels Januari lalu.

Sementara itu, pejabat intelijen dan militer telah memperingatkan dalam beberapa minggu terakhir bahwa negara-negara anggota NATO harus siap menghadapi potensi konflik dengan Rusia.

Baca Juga: Putin: Rusia Berdiri Sendiri Melawan Barat

4 Tanda Rusia Diduga Sedang Mempersiapkan Perang dengan NATO


Mengutip laporan Newsweek, Senin (5/5/2024) setidaknya ada empat tanda Rusia diduga sedang mempersiapkan perang melawan NATO.

1. Gerak-gerik Militer Rusia


Rusia telah memperluas kehadiran militernya di sepanjang perbatasannya dengan Finlandia dan Norwegia sebagai persiapan menghadapi potensi pertikaian dengan aliansi Barat tersebut, menurut laporan Wall Street Journal.

Kremlin berencana untuk mendirikan markas besar tentara baru di kota Petrozavodsk, Rusia, sekitar 100 mil di sebelah timur perbatasan Finlandia, yang akan mengawasi puluhan ribu tentara selama beberapa tahun ke depan.

Banyak dari pasukan ini akan dikerahkan ke daerah tersebut setelah perang Ukraina berakhir.

Pada saat yang sama, Rusia meningkatkan perekrutan militer dan mempercepat produksi senjata.

Pakar militer Rusia mengatakan kepada surat kabar itu bahwa pembangunan di sepanjang perbatasan Finlandia kemungkinan merupakan bagian dari persiapan Presiden Rusia Vladimir Putin yang lebih luas untuk kemungkinan konflik dengan NATO.

"Ketika pasukan kembali [dari Ukraina], mereka akan melihat ke seberang perbatasan ke negara yang mereka anggap sebagai musuh," kata Ruslan Pukhov, direktur Center for the Analysis of Strategies and Technologies, sebuah lembaga think tank pertahanan yang berbasis di Moskow.

"Logika dekade terakhir menunjukkan bahwa kita mengharapkan beberapa konflik dengan NATO," ujarnya.

Ada indikasi bahwa Rusia mulai menahan peralatan yang baru diproduksi untuk dikerahkan ke Ukraina, dan malah merelokasi beberapa personel ke wilayah lain, termasuk Baltik dan Nordik, imbuh Edward Arnold, peneliti senior di lembaga think tank Royal United Services Institute (RUSI), kepada Newsweek.

"Namun, aktivitas ini jauh dari sekadar peningkatan," kata Arnold.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved