AS-China di Ambang Perang Dingin, Australia Dapat Warning Berbahaya

Senin, 25 Mei 2020 - 13:31 WIB
loading...
A A A
"Kekuatan pencegah ekonomi Australia jauh lebih kecil daripada AS, sehingga China sampai batas tertentu akan menikmati lebih banyak ruang untuk melawan Australia dengan tindakan balasan jika Canberra mendukung Washington...itu berarti Australia mungkin merasa lebih sakit daripada AS," papar laporan surat kabar corong Partai Komunis China tersebut.

Pemerintah China telah berulang kali menuduh AS mendorong "Perang Dingin" baru, yang semakin memicu prospek perang dagang antara kedua negara.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menuduh pemerintahan Trump berusaha untuk "mengubah China" dan mencegah meningkatnya kekuatan super dari modernisasi.

"China tidak punya niat untuk berubah, apalagi mengganti Amerika Serikat," katanya, Minggu. "Sudah waktunya bagi Amerika Serikat untuk melepaskan angan-angannya untuk mengubah China dan menghentikan 1,4 miliar orang dalam perjalanan bersejarah mereka menuju modernisasi."

Dengan referensi yang tidak terlalu halus kepada Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Michael Pompeo—yang telah berulang kali menyatakan Partai Komunis China adalah ancaman bagi dunia—Wang Yi mengatakan serangan politik AS terhadap China terkait dengan virus corona dan masalah perdagangan global sedang menyandera hubungan China-AS. "Dan mendorong kedua negara kita ke ambang Perang Dingin baru," ujar Wang Yi.

"Upaya berbahaya ini untuk membalikkan kemauan sejarah guna membatalkan buah dari kerja sama China-AS yang telah berlangsung selama beberapa dekade, meredam prospek pembangunan Amerika sendiri, dan membahayakan stabilitas dan kemakmuran dunia," kata Wang Yi. (Baca juga: Bukan Gertak Sambal, China Realisasikan Ancamannya pada Australia )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Keluarga Diserang Haters,...
Keluarga Diserang Haters, Ningning Aespa Siap Tempuh Jalur Hukum
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Berita Terkini
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved