Serangan Rudal Israel Membunuh 8 Orang Termasuk 5 Tentara Suriah

loading...
Serangan Rudal Israel Membunuh 8 Orang Termasuk 5 Tentara Suriah
Pesawat jet tempur F-15 Angkatan Udara Israel. Foto/REUTERS/Amir Cohen
DAMASKUS - Rentetan serangan rudal Israel di Suriah pada Selasa tengah malam menewaskan sedikitnya delapan orang, termasuk lima tentara pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Jumlah korban jiwa itu dipaparkan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Sistem Rudal Suriah Tembak Jatuh Rudal-rudal Israel di Langit Damaskus



"Setidaknya lima tentara dan tiga milisi sekutu tewas," kata kepala Observatorium, Rami Abdul Rahman, kepada AFP.

Selain menewaskan delapan orang, beberapa lainnya terluka.

Kelompok pemantau perang Suriah yang berbasis di Inggris itu mengatakan serangan Zionis Israel semalam menargetkan basis Angkatan Udara Suriah di dekat desa Khirbet al-Tin di pinggiran Homs, serta gudang senjata milik kelompok Hizbullah Lebanon.

Menurut Observatorium, Angkatan Udara Israel melakukan serangan rudal semalam di beberapa wilayah Suriah, yakni Damaskus, Homs, Hama dan Latakia.

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, sebelumnya melaporkan ada ledakan di Damaskus ketika pasukan Israel melakukan serangan dari wilayah udara Lebanon.

Baca juga: Sungai Gangga Berubah Jadi Hijau Picu Kepanikan Publik India, Ini Penyebabnya

Militer Suriah mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka telah menembak jatuh beberapa rudal yang ditembakkan oleh Israel.



“Sistem pertahanan udara kami menangkis rudal-rudal agresor dan menembak jatuh beberapa di antaranya,” kata Kementerian Pertahanan Suriah yang dilansir SANA.

Militer Zionis Israel, yang jarang mengakui serangannya di Suriah, menolak mengomentari laporan di media asing.

Sejak perang saudara pecah di Suriah pada tahun 2011, Israel telah melakukan ratusan serangan udara di wilayah negara tersebut, dengan klaim menargetkan posisi pasukan pemerintah serta milisi sekutu Suriah yang didukung Iran dan milisi Hizbullah Lebanon.

Israel telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan negara tetangganya, Suriah, menjadi landasan peluncuran musuh bebuyutannya; Iran.
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top