Laporan Kongres AS Ungkap Kelemahan Signifikan Militer China

Selasa, 08 Juni 2021 - 19:54 WIB
loading...
A A A
Kedua tenggat waktu tersebut adalah bagian dari “tujuan tonggak” Presiden Xi Jinping untuk mengatur kembali pasukan pertahanan China agar menjadi yang paling maju di dunia, sesuai pidatonya pada tahun 2017.

Laporan AS menunjukkan tingkat kerentanan dalam pasukan China karena mengalami "proses re-organisasi" yang ditetapkan oleh Presiden Xi Jinping dalam pidatonya.

“Saat PLA mereorganisasi dirinya sendiri, pasukan sedang mengalami periode gangguan yang signifikan, membuat beberapa pengamat mempertanyakan apakah PLA mungkin sangat tidak siap menghadapi konflik saat proses reorganisasi sedang berlangsung,” katanya.

Baca juga: Kerahkan Roket dan Rudal Anti Tank, Militer China Latihan Tembak Musuh di Laut

Badan legislatif China, Kongres Rakyat Nasional (NPC) menyetujui anggaran sebesar USD209,16 miliar dalam pengeluaran militer pada bulan Maret, meningkat 6,8 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara pengeluaran militer Beijing terus meningkat selama dekade terakhir, jumlah itu masih jauh tertinggal dari AS.

Bulan lalu, Departemen Pertahanan AS mengusulkan pengeluaran militer tahunan sebesar USD715 miliar untuk tahun 2021, meningkat sebesar USD10 miliar dari anggaran pertahanan 2020.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved