Hamas Rilis Rekaman Video dan Suara Tentara Israel yang Ditawan
Senin, 07 Juni 2021 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Wakil komandan Brigade Izzuddin Al-Qassam—sayap militer Hamas—, Marwan Issa, diwawancarai untuk program jurnalisme investigasi di Al Jazeera, hari Minggu. Dalam wawancara, yang mencakup rekaman audio tentara Israel yang ditawan, dia mengatakan bahwa Hamas bercita-cita untuk menculik tentara Israel lainnya untuk "meningkatkan hasil" dari kesepakatan pertukaran tahanan.
Para pejabat Israel melihat laporan Al Jazeera sebagai tanda Hamas memahami bahwa mereka tidak akan mendapatkan banyak dari negosiasi yang tidak mencakup pembebasan tentara Israel yang tewas dan warga sipil Israel yang saat ini ditahan.
Negosiator khusus untuk sandera dan tawanan perang Yaron Blum mengatakan: "Hamas dalam kesulitan menyusul pukulan keras yang diterimanya dalam Operasi Penjaga Tembok dan di sini melakukan upaya menuju manipulasi yang murah dan transparan."
"Israel sangat menyadari keadaan anak laki-laki [tentara IDF yang meninggal] Hadar Goldin dan Oron Shaul, semoga ingatan mereka menjadi berkah, serta dua [tawanan] warga sipil, Avera Mengistu dan Hisham al-Sayed, yang melintasi perbatasan. Negara Israel akan terus berlanjut bertindak dengan tekad dan tanggung jawab untuk mengembalikan anak laki-laki dan warga sipil," katanya.
Baca juga: Terungkap, 1.200 Rudal Israel Gagal Meledak di Gaza
Para pejabat Israel melihat laporan Al Jazeera sebagai tanda Hamas memahami bahwa mereka tidak akan mendapatkan banyak dari negosiasi yang tidak mencakup pembebasan tentara Israel yang tewas dan warga sipil Israel yang saat ini ditahan.
Negosiator khusus untuk sandera dan tawanan perang Yaron Blum mengatakan: "Hamas dalam kesulitan menyusul pukulan keras yang diterimanya dalam Operasi Penjaga Tembok dan di sini melakukan upaya menuju manipulasi yang murah dan transparan."
"Israel sangat menyadari keadaan anak laki-laki [tentara IDF yang meninggal] Hadar Goldin dan Oron Shaul, semoga ingatan mereka menjadi berkah, serta dua [tawanan] warga sipil, Avera Mengistu dan Hisham al-Sayed, yang melintasi perbatasan. Negara Israel akan terus berlanjut bertindak dengan tekad dan tanggung jawab untuk mengembalikan anak laki-laki dan warga sipil," katanya.
Baca juga: Terungkap, 1.200 Rudal Israel Gagal Meledak di Gaza
Lihat Juga :