Ubah Aturan, Kim Jong-un Dapat Diganti Adik Perempuannya Jika Kondisi Daurat
Jum'at, 04 Juni 2021 - 01:05 WIB
loading...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto/REUTERS
A
A
A
SEOUL - Partai Buruh yang berkuasa di Korea Utara (Korut) mengubah aturannya dalam sebuah kongres partai, yakni memasukkan jabatan sekretaris pertama tepat di bawah pemimpin negara itu Kim Jong-un . Seorang pakar mengatakan revisi aturan partai itu bisa menjadi peluang bagi adik perempuan sang penguasa, Kim Yo-jong, sebagai pengganti jika dalam kondisi darurat.
Posisi orang nomor dua Korut yang baru dibuat dalam aturan Partai Buruh sampai saat ini masih kosong.
Baca juga: Di Terowongan Ini Brigade Al-Qassam Baca Al-Qur'an dan Siapkan Rudal Hadapi Israel
Aturan partai yang direvisi menetapkan bahwa sekretaris pertama adalah wakil sekretaris jenderal Partai Buruh.
"Dalam keadaan darurat, termasuk yang menyangkut kesehatan pemimpin Kim, Kim Yo-jong kemungkinan akan mengambil posisi wakil ini dan bertindak sementara sebagai penerus sampai kekuasaan diserahkan kepada putra Kim Jong-un," kata pakar tentang Korea Utara yang juga mantan Menteri Unifikasi Korea Selatan, Lee Jong-seok, kepada wartawan hari Rabu.
Lee menunjukkan bahwa pemilihan sekretaris pertama tidak memerlukan pembukaan kongres partai dan dapat dengan mudah ditunjuk pada sidang pleno komite pusat.
"Artinya, jabatan itu bisa cepat dipilih jika pemimpinnya dalam keadaan darurat," katanya.
Posisi orang nomor dua Korut yang baru dibuat dalam aturan Partai Buruh sampai saat ini masih kosong.
Baca juga: Di Terowongan Ini Brigade Al-Qassam Baca Al-Qur'an dan Siapkan Rudal Hadapi Israel
Aturan partai yang direvisi menetapkan bahwa sekretaris pertama adalah wakil sekretaris jenderal Partai Buruh.
"Dalam keadaan darurat, termasuk yang menyangkut kesehatan pemimpin Kim, Kim Yo-jong kemungkinan akan mengambil posisi wakil ini dan bertindak sementara sebagai penerus sampai kekuasaan diserahkan kepada putra Kim Jong-un," kata pakar tentang Korea Utara yang juga mantan Menteri Unifikasi Korea Selatan, Lee Jong-seok, kepada wartawan hari Rabu.
Lee menunjukkan bahwa pemilihan sekretaris pertama tidak memerlukan pembukaan kongres partai dan dapat dengan mudah ditunjuk pada sidang pleno komite pusat.
"Artinya, jabatan itu bisa cepat dipilih jika pemimpinnya dalam keadaan darurat," katanya.
Lihat Juga :