Selamatkan 20 WNI, Dubes Heri Akhmadi Beri Penghargaan ke Perusahaan Kapal Jepang
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dalam pernyataan tertulis yang dibacakan oleh pejabat Kementerian Perhubungan mengapresiasi pemilik kapal FV Fukuseki Maru 15, termasuk kapten dan kru kapal atas upaya penyelamatan awak kapal FV Fukuseki Maru 15.
"Kami berharap tindakan ini menjadi inspirasi solidaritas para pelaut di seluruh dunia. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada komunitas maritim Jepang yaitu para pemilik kapal, asosiasi perikanan, perkumpulan ABK dan juga Japan Coast Guard atas kerjasama yang baik bagi ABK Indonesia di Jepang.”
KM Bandar Nelayan 188 mengalami kecelakaan dan tenggelam di Samudra Hindia sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia. Seluruh awak KM Bandar Nelayan 188 berjumlah 20 WNI berhasil diselamatkan.
Kapal tersebut mengalami kecelakaan dan kemudian tenggelam di Samudra Hindia sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia.
Merespon permintaan bantuan penyelamatan, kapal ikan Jepang yang berada dekat lokasi, FV Fukuseki Maru 15, berhasil mengevakuasi seluruh awak KM Bandar Nelayan 118 pada 15 Mei 2021. Selanjutnya, para awak dipindahkan ke kapal Angkatan Laut Australia, HMAS Anzac, yang tiba di lokasi untuk membantu penyelamatan dan pertolongan medis. Seluruh awak dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala COVID-19.
Seluruh awak kapal KM Bandar Nelayan 118 telah kembali ke tanah air pada Jumat pagi, 21 Mei 2021, dengan kapal perang Angkatan Laut Australia, HMAS ANZAC, melalui Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali.
Kedatangan HMAS ANZAC di perairan Indonesia disambut KRI Yos Sudarso dan selanjutnya dilakukan pemindahan ABK ke KRI Escolar.
"Kami berharap tindakan ini menjadi inspirasi solidaritas para pelaut di seluruh dunia. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada komunitas maritim Jepang yaitu para pemilik kapal, asosiasi perikanan, perkumpulan ABK dan juga Japan Coast Guard atas kerjasama yang baik bagi ABK Indonesia di Jepang.”
KM Bandar Nelayan 188 mengalami kecelakaan dan tenggelam di Samudra Hindia sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia. Seluruh awak KM Bandar Nelayan 188 berjumlah 20 WNI berhasil diselamatkan.
Kapal tersebut mengalami kecelakaan dan kemudian tenggelam di Samudra Hindia sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia.
Merespon permintaan bantuan penyelamatan, kapal ikan Jepang yang berada dekat lokasi, FV Fukuseki Maru 15, berhasil mengevakuasi seluruh awak KM Bandar Nelayan 118 pada 15 Mei 2021. Selanjutnya, para awak dipindahkan ke kapal Angkatan Laut Australia, HMAS Anzac, yang tiba di lokasi untuk membantu penyelamatan dan pertolongan medis. Seluruh awak dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala COVID-19.
Seluruh awak kapal KM Bandar Nelayan 118 telah kembali ke tanah air pada Jumat pagi, 21 Mei 2021, dengan kapal perang Angkatan Laut Australia, HMAS ANZAC, melalui Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali.
Kedatangan HMAS ANZAC di perairan Indonesia disambut KRI Yos Sudarso dan selanjutnya dilakukan pemindahan ABK ke KRI Escolar.
(min)
Lihat Juga :