Perluas Pengaruh, Turki akan Bangun Pangkalan Logistik di Libya
Minggu, 30 Mei 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rouhani: Ada Kesepakatan untuk Cabut Sanksi Utama terhadap Iran
Negara kaya minyak itu telah mengalami konflik bersenjata selama bertahun-tahun, saat pasukan Haftar yang didukung negara-negara Arab dan Barat, tentara bayaran dan pejuang asing, menyerang Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional.
“Serangan Haftar di Tripoli pada 4 April 2019 dan penutupan ladang minyak serta pelabuhan memainkan peran utama dalam membawa negara itu ke ambang kebangkrutan dan keruntuhan,” ujar para pengamat.
Baru-baru ini, otoritas eksekutif terpadu yang mencakup kabinet baru dan Dewan Presiden dipilih dengan harapan mengakhiri perpecahan dan perang.
Pemilu legislatif dan presiden akan diadakan pada 24 Desember.
Negara kaya minyak itu telah mengalami konflik bersenjata selama bertahun-tahun, saat pasukan Haftar yang didukung negara-negara Arab dan Barat, tentara bayaran dan pejuang asing, menyerang Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional.
“Serangan Haftar di Tripoli pada 4 April 2019 dan penutupan ladang minyak serta pelabuhan memainkan peran utama dalam membawa negara itu ke ambang kebangkrutan dan keruntuhan,” ujar para pengamat.
Baru-baru ini, otoritas eksekutif terpadu yang mencakup kabinet baru dan Dewan Presiden dipilih dengan harapan mengakhiri perpecahan dan perang.
Pemilu legislatif dan presiden akan diadakan pada 24 Desember.
(sya)
Lihat Juga :