215 Kerangka Anak-anak Pribumi Kanada Ditemukan di Bekas Sekolah
Sabtu, 29 Mei 2021 - 01:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Kanada, sekolah Kamloops dibuka pada tahun 1890 di bawah administrasi Katolik Roma. Itu adalah sekolah terbesar dalam sistem sekolah perumahan, dengan pendaftaran puncak pada 500 siswa pada awal 1950-an.
Baca juga: Jerman Akui Lakukan 'Genosida' Puluhan Ribu Pribumi di Namibia
Program pendidikan Project of Heart menggambarkan kondisi di Kamloops sebagai mengerikan, tetapi tipikal dari sekolah-sekolah asrama.
"Penelantaran dan pelecehan yang merajalela di lembaga itu menyebabkan beberapa anak bunuh diri," kata program itu.
Banyak yang mencoba melarikan diri, tetapi ditangkap dan dihukum. Siswa juga menderita tingkat epidemi penyakit menular seperti tuberkulosis karena kondisi sanitasi yang buruk, kepadatan penduduk, kurang gizi, pakaian yang tidak memadai, dan kurangnya dana serta perawatan medis.
Sekolah itu ditutup pada tahun 1978.
Permintaan maaf resmi untuk sistem sekolah residensial dikeluarkan pada tahun 2008 oleh Stephen Harper perdana menteri saat itu. Justin Trudeau, perdana menteri saat ini, juga meminta maaf pada tahun 2017, menyebut sekolah residensial sebagai babak kelam dan memalukan dalam sejarah Kanada.
Baca juga: Akui Prancis Lakukan Genosida, Macron Minta Pengampunan Masyarakat Rwanda
Baca juga: Jerman Akui Lakukan 'Genosida' Puluhan Ribu Pribumi di Namibia
Program pendidikan Project of Heart menggambarkan kondisi di Kamloops sebagai mengerikan, tetapi tipikal dari sekolah-sekolah asrama.
"Penelantaran dan pelecehan yang merajalela di lembaga itu menyebabkan beberapa anak bunuh diri," kata program itu.
Banyak yang mencoba melarikan diri, tetapi ditangkap dan dihukum. Siswa juga menderita tingkat epidemi penyakit menular seperti tuberkulosis karena kondisi sanitasi yang buruk, kepadatan penduduk, kurang gizi, pakaian yang tidak memadai, dan kurangnya dana serta perawatan medis.
Sekolah itu ditutup pada tahun 1978.
Permintaan maaf resmi untuk sistem sekolah residensial dikeluarkan pada tahun 2008 oleh Stephen Harper perdana menteri saat itu. Justin Trudeau, perdana menteri saat ini, juga meminta maaf pada tahun 2017, menyebut sekolah residensial sebagai babak kelam dan memalukan dalam sejarah Kanada.
Baca juga: Akui Prancis Lakukan Genosida, Macron Minta Pengampunan Masyarakat Rwanda
(ian)
Lihat Juga :