Pakistan: India Meniru Model Permukiman Israel di Kashmir

Jum'at, 28 Mei 2021 - 19:01 WIB
loading...
Pakistan: India Meniru...
Warga Kashmir melintasi tentara India yang berjaga di jalan di Kashmir. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Ketua komite parlemen Pakistan untuk Kashmir Shehryar Khan Afridi menuduh India meniru model pendudukan Israel di Jammu dan Kashmir yang dikontrol India .

Shehryar Khan Afridi berbicara di seminar di ibu kota Islamabad saat mengatakan dunia harus menghadapi kekejaman India di Kashmir yang diduduki.

"Sebelum 5 Agustus 2019, rezim India telah mengirim polisi dan birokrat sipil yang ditempatkan di Jammu dan Kashmir ke Israel untuk belajar, pelatihan dan kemudian membawa (mereka) kembali untuk meniru model Israel di Jammu dan Kashmir," ungkap Afridi.

Baca juga: Bos Mossad Incar Posisi Strategis di Negara Teluk setelah Pensiun

"Di antara mereka termasuk petugas polisi terkenal, Imtiaz Hussain, yang disalahkan karena membunuh 200 Muslim Kashmir. Imtiaz Hussain dikirim ke Israel untuk memahami sistem keamanan Israel sebelum 5 Agustus 2019, dan sekembalinya, dia ditempatkan sebagai petugas keamanan di Srinagar untuk menekan protes di Jammu dan Kashmir," ujar dia.

Baca juga: Untungkan Palestina, Raja Yordania Sambut AS Buka Lagi Konsulat di Yerusalem

Pada tanggal 5 Agustus 2019 tersebut, India menghapus status khusus Kashmir.

Baca juga: Google Sarankan Keffiyeh Palestina sebagai Simbol Terorisme, Netizen Marah Besar

Afridi mengatakan kolonialisme permukiman Israel diduplikasi di Jammu dan Kashmir sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap resolusi PBB.

“Sudah diterbitkan 4.000.000 surat keterangan domisili baru. Sebanyak 500.000 surat di antaranya telah diberikan kepada orang-orang dari daratan India yang belum pernah mengunjungi Kashmir," papar dia.

Dia mengklaim orang India non-lokal diberi peluang pariwisata dan lahan hutan disewakan kepada mereka, tetapi orang asli Kashmir dijauhkan.

"India yang secara ekonomi mencekik warga Kashmir dan merampas hak warga Kashmir itu pelanggaran terang-terangan terhadap resolusi PBB," ungkap dia.

Presiden Jammu dan Kashmir yang dikelola Pakistan, Masood Khan, Duta Besar Turki Ihsan Mustafa Yurdakul, Duta Besar Palestina Ahmad Rabaie dan Duta Besar Azerbaijan Ali Fikrat Oglu Alizada, dan pejabat pemerintah Pakistan juga berbicara pada kesempatan tersebut.

Para pembicara mengamati masalah Kashmir dan Palestina adalah contoh pelanggaran HAM terburuk di dunia modern.

Kedua masalah itu menonjol dan setua Perserikatan Bangsa-Bangsa itu sendiri, tetapi belum terselesaikan hingga sekarang.

Berbagai negara di penjuru dunia hanya dapat bermain retorika untuk mengecam dan mengutuk tapi tanpa menerapkan sanksi terhadap Israel atau pun India.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved