China Bantah 3 Ilmuwan Lab Wuhan Jatuh Sakit Sebelum Wabah Covid-19 Dimulai

Selasa, 25 Mei 2021 - 03:39 WIB
loading...
China Bantah 3 Ilmuwan...
Kementerian Luar Negeri China membantah laporan media AS yang menyebut bahwa tiga karyawan Institut Virologi Wuhan jatuh sakit parah, tepat sebelum wabah Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Kementerian Luar Negeri China membantah laporan media Amerika Serikat (AS) yang menyebut bahwa tiga karyawan Institut Virologi Wuhan jatuh sakit parah, tepat sebelum wabah Covid-19. Laporan itu pertama kali dirilis oleh The Wall Street Journal (WSJ).

WSJ melaporkan, mengutip data intelijen, bahwa tiga karyawan lab Wuhan sangat sakit, pada November 2019, sehingga mereka harus mencari bantuan medis, yang menurut surat kabar tersebut, harus mendukung hipotesis bahwa virus bisa saja berasal dari China.

Surat kabar itu juga mengutip beberapa pejabat yang akrab dengan data intelijen, yang tampaknya terpecah belah atas informasi baru tersebut. Baca juga: Astronom AS Terusik dengan Keberhasilan China Jelajah Mars dan Bulan

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian menuturkan, Institut Virologi Wuhan mengeluarkan pernyataan pada 23 Maret tahun ini, yang menyatakan bahwa mereka belum menemukan kasus infeksi Covid-19 hingga 30 Desember 2019.

"Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa, hingga 23 Maret 2021, tidak ada karyawan Institut yang terjangkit virus Corona. Oleh karena itu, publikasi tentang penyakit tiga karyawan Institut Virologi Wuhan sama sekali tidak benar," ujarnya, seperti dilansir Reuters pada Selasa (25/5/2021).

Asal-usul pandemi Covid-19 global, yang telah mendatangkan malapetaka di seluruh dunia selama tahun 2020, masih menjadi bahan perdebatan sengit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
FIFA Minta Timnas Mesir...
FIFA Minta Timnas Mesir Hapus 7 Bintang di Jersey Jelang Lawan Belgia
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
3 Sekutu China Terkuat...
3 Sekutu China Terkuat Berdasarkan Global Fire Power 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved