Rusia dan China akan Manfaatkan Keputusan AS Keluar dari Timur Tengah
Senin, 24 Mei 2021 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Mckenzie menuturkan, dalam pertemuan dengan petinggi militer Saudi, dia mendapatkan keluhan soal tentang tinjauan postur militer AS yang sedang berlangsung. Baca juga: Keren, 2 Peneliti Muda Asal Indonesia Juarai Kompetisi Dunia di AS
Dia mengatakan kepada petinggi militer Saudi, bahwa jumlah pasukan dan senjata tidak sepenting kemampuan keseluruhan dari sistem pertahanan udara, dan rudal AS dan Saudi yang terintegrasi di seluruh negeri.
Dan lebih luas lagi, katanya, bahwa strategi untuk berbuat lebih banyak di kawasan dengan kehadiran militer yang lebih sedikit dapat mencegah China dan Rusia untuk memanfaatkan kekosongan AS.
"Saya tidak yakin ini benar-benar akan menjadi kesempatan bagi mereka ketika semuanya sudah dikatakan dan dilakukan," katanya.
Dirinya kemudian menegaskan bahwa meski AS akan mengurangi jumlah pasukanya di Timur Tengah, AS tidak tetap akan mempertahankan kehadiran mereka di wilayah itu secara proporsional. Baca juga: Obama Umbar Julukan Kotor untuk Trump, dari 'Babi Rasis' hingga 'Bajingan Korup'
"Saya pikir kami akan memainkan permainan yang sangat cerdas, untuk memanfaatkan apa yang kami miliki. AS adalah mitra utama. Hanya ketika opsi itu tidak terbuka barulah negara-negara di kawasan akan mencari peluang lain," tukasnya,
Dia mengatakan kepada petinggi militer Saudi, bahwa jumlah pasukan dan senjata tidak sepenting kemampuan keseluruhan dari sistem pertahanan udara, dan rudal AS dan Saudi yang terintegrasi di seluruh negeri.
Dan lebih luas lagi, katanya, bahwa strategi untuk berbuat lebih banyak di kawasan dengan kehadiran militer yang lebih sedikit dapat mencegah China dan Rusia untuk memanfaatkan kekosongan AS.
"Saya tidak yakin ini benar-benar akan menjadi kesempatan bagi mereka ketika semuanya sudah dikatakan dan dilakukan," katanya.
Dirinya kemudian menegaskan bahwa meski AS akan mengurangi jumlah pasukanya di Timur Tengah, AS tidak tetap akan mempertahankan kehadiran mereka di wilayah itu secara proporsional. Baca juga: Obama Umbar Julukan Kotor untuk Trump, dari 'Babi Rasis' hingga 'Bajingan Korup'
"Saya pikir kami akan memainkan permainan yang sangat cerdas, untuk memanfaatkan apa yang kami miliki. AS adalah mitra utama. Hanya ketika opsi itu tidak terbuka barulah negara-negara di kawasan akan mencari peluang lain," tukasnya,
(esn)
Lihat Juga :