Gunung Berapi Nyiragongo di Kongo Meletus, Picu Kepanikan Penduduk
Minggu, 23 Mei 2021 - 09:31 WIB
loading...
Warga kota Goma, Kongo, berbondong-bondong mengungsi setelah gunung berapi Nyiragongo meletus. Foto/BBC
A
A
A
GOMA - Gunung Nyiragongo di Kongo meletus untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade, ,merubah langit menjadi merah mengirimkan lahar ke jalan raya utama. Situasi ini memicu kepanikan penduduk yang mencoba melarikan diri dari kota Goma, yang berpenduduk hampir dua juta jiwa itu.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa, tetapi saksi mengatakan bahwa lahar telah menelan satu jalan raya yang menghubungkan Goma dengan kota Beni di provinsi Kivu Utara.
Gunung Nyiragongo terakhir meletus pada tahun 2002, menyebabkan ratusan orang tewas dan landasan pacu bandara dilapisi dengan lahar. Lebih dari 100.000 orang kehilangan tempat tinggal setelah kejadian tersebut, menambah ketakutan di Goma pada Sabtu malam.
"Kami sudah berada dalam psikosis total," kata penduduk Zacharie Paluku seperti dikutip dari The Associated Press (AP), Minggu (23/5/2021).
“Setiap orang takut; orang melarikan diri. Kami benar-benar tidak tahu harus berbuat apa," imbuhnya.
Baca juga: Heboh, Sambaran Petir Membelah Batu Gunung di Arab Saudi
Beberapa warga mencari perlindungan di atas perahu di Danau Kivu, sementara yang lain melarikan diri ke Gunung Goma, titik tertinggi di wilayah metropolitan. Dorcas Mbulayi meninggalkan rumahnya sekitar satu jam setelah gunung berapi itu pertama kali menunjukkan tanda-tanda meletus.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa, tetapi saksi mengatakan bahwa lahar telah menelan satu jalan raya yang menghubungkan Goma dengan kota Beni di provinsi Kivu Utara.
Gunung Nyiragongo terakhir meletus pada tahun 2002, menyebabkan ratusan orang tewas dan landasan pacu bandara dilapisi dengan lahar. Lebih dari 100.000 orang kehilangan tempat tinggal setelah kejadian tersebut, menambah ketakutan di Goma pada Sabtu malam.
"Kami sudah berada dalam psikosis total," kata penduduk Zacharie Paluku seperti dikutip dari The Associated Press (AP), Minggu (23/5/2021).
“Setiap orang takut; orang melarikan diri. Kami benar-benar tidak tahu harus berbuat apa," imbuhnya.
Baca juga: Heboh, Sambaran Petir Membelah Batu Gunung di Arab Saudi
Beberapa warga mencari perlindungan di atas perahu di Danau Kivu, sementara yang lain melarikan diri ke Gunung Goma, titik tertinggi di wilayah metropolitan. Dorcas Mbulayi meninggalkan rumahnya sekitar satu jam setelah gunung berapi itu pertama kali menunjukkan tanda-tanda meletus.
Lihat Juga :