Peretas Curi 4,5 Juta Data Pribadi Penumpang Air India
Sabtu, 22 Mei 2021 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya Air India mengumumkan pada bulan Maret bahwa mereka telah diberitahu pada bulan Februari oleh perusahaan pemroses datanya, SITA PSS tentang adanya serangan siber.
"Pelanggaran tersebut melibatkan data pribadi yang terdaftar antara Agustus 2011 dan Februari 2021," kata maskapai itu.
Baca juga: Hacker Coba Racuni Pasokan Air Florida, FBI Turun Tangan
SITA, yang menyediakan cadangan TI untuk sebagian besar industri penerbangan, mengatakan pada saat itu telah menjadi target serangan yang sangat canggih yang telah memengaruhi sejumlah maskapai penerbangan.
Air India adalah bagian dari koalisi maskapai Star Alliance dan SITA menangani operasi komputer untuk program frequent flyernya.
Maskapai lain dalam aliansi itu memperingatkan penumpang pada Maret tentang serangan siber tersebut, tetapi sebagian besar mengatakan hanya nama dan nomor penumpang setia yang telah diakses.
"Pelanggaran tersebut melibatkan data pribadi yang terdaftar antara Agustus 2011 dan Februari 2021," kata maskapai itu.
Baca juga: Hacker Coba Racuni Pasokan Air Florida, FBI Turun Tangan
SITA, yang menyediakan cadangan TI untuk sebagian besar industri penerbangan, mengatakan pada saat itu telah menjadi target serangan yang sangat canggih yang telah memengaruhi sejumlah maskapai penerbangan.
Air India adalah bagian dari koalisi maskapai Star Alliance dan SITA menangani operasi komputer untuk program frequent flyernya.
Maskapai lain dalam aliansi itu memperingatkan penumpang pada Maret tentang serangan siber tersebut, tetapi sebagian besar mengatakan hanya nama dan nomor penumpang setia yang telah diakses.
Lihat Juga :