Pemimpin Junta Myanmar: Suu Kyi Akan Muncul di Persidangan

Sabtu, 22 Mei 2021 - 16:36 WIB
Pemimpin Junta Myanmar: Suu Kyi Akan Muncul di Persidangan
emimpin junta Myanmar, Min Aung Hlaing mengatakan, pemimpin yang digulingkan Aung San Suu Kyi dalam keadaan sehat. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
YANGON - Pemimpin junta Myanmar , Min Aung Hlaing mengatakan, pemimpin yang digulingkan Aung San Suu Kyi dalam keadaan sehat di rumahnya dan akan muncul di pengadilan dalam beberapa hari. Hal itu diungkapkan Min Aung Hlaing dalam wawancara pertamanya sejak menggulingkan Aung San Suu Kyi dalam kudeta 1 Februari lalu.

Kudeta telah menjerumuskan Myanmar ke dalam kekacauan. Suu Kyi, penerima Hadiah Nobel Perdamaian atas perjuangan panjangnya melawan penguasa militer sebelumnya, termasuk di antara lebih dari 4.000 orang yang ditahan sejak kudeta. Dia menghadapi dakwaan yang berkisar dari memiliki radio walkie-talkie secara ilegal hingga melanggar undang-undang rahasia negara.

"Daw Aung San Suu Kyi dalam keadaan sehat. Dia ada di rumahnya dan sehat. Dia akan diadili di pengadilan dalam beberapa hari," kata Min Aung Hlaing melalui tautan video dengan stasiun berbahasa Mandarin yang berbasis di Hong Kong, Phoenix Television, dalam kutipan yang dirilis pada hari Sabtu (22/5/2021) seperti dikutip dari Reuters.

Baca juga: Junta Militer Deklarasikan Pemerintah Bayangan Myanmar sebagai Kelompok Teroris



Pewawancara bertanya kepadanya apa pendapatnya tentang kinerja Suu Kyi (75) yang secara luas dikagumi di negara berpenduduk 53 juta itu karena kampanyenya yang telah membawa reformasi demokrasi tentatif yang terpotong oleh kudeta.

"Dia mencoba semua yang dia bisa," jawab Min Aung Hlaing singkat.

Sidang Suu Kyi berikutnya dijadwalkan pada hari Senin di ibu kota Naypyidaw. Sejauh ini dia hanya muncul melalui tautan video dan belum diizinkan untuk berbicara langsung dengan pengacaranya.

Junta mengutip alasan keamanan untuk tidak mengizinkannya berbicara dengan pengacaranya secara pribadi pada saat otoritas militer belum menetapkan kendali atas negara itu dalam menghadapi protes harian, pemogokan, dan pemberontakan baru.

Baca juga: Kelompok Pemberontak Klaim Tembak Jatuh Helikopter Militer Myanmar
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1542 seconds (10.177#12.26)