Friends of Indonesia di Negeri Kanguru Gelar Malam Peduli untuk Nusa Tenggara
Sabtu, 22 Mei 2021 - 14:23 WIB
loading...
Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia dan Vanuatu, Y Kristiarto S Legowo, sampaikan pidato pada malam penggalangan dana untuk Nusa Tenggara, Jumat (21/5/2021) di Canberra, Australia. Foto/KBRI Canberra
A
A
A
CANBERRA - “Indonesia sangat beruntung memiliki teman-teman di Australia yang peduli terhadap kondisi saudara kita di Nusa Tenggara,” demikian disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia dan Vanuatu, Y Kristiarto S Legowo, pada malam penggalangan dana untuk Nusa Tenggara, Indonesia, Jumat (21/5/2021).
Acara penggalangan dana tersebut diinisiasi oleh NTA (Nusa Tenggara Association) Australia. Dalam sambutannya, Dubes Kristiarto menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras NTA selama 30 tahun dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara.
Baca juga: Israel Andalkan Iron Dome, Indonesia Miliki Sistem Rudal Canggih NASAMS
Menurut Kristiarto, kegiatan penggalangan dana tersebut merupakan tali kasih dari Australia untuk Nusa Tenggara dan merupakan refleksi dari hubungan baik yang senantiasa dibangun antara Indonesia-Australia pada berbagai tingkatan dari pemimpin negara hingga hubungan antarmanusia.
Sementara itu, CEO NTA Dr Collin Barlow dan Executive Officer NTA Phil Domanchesz menyampaikan penghargaan dan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra dalam setiap program kegiatan yang dilakukan NTA dengan misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di pedesaan Nusa Tenggara.
Kegiatan dihadiri oleh tidak kurang dari 130 undangan yang terdiri dari berbagai anggota organisasi nirlaba Australia, komunitas pecinta Bahasa dan Budaya Indonesia, pengusaha, pegawai pemerintah Australia, serta diplomat Australia yang pernah bertugas di Indonesia.
Acara itu juga diisi presentasi secara virtual mengenai kekayaan tradisi tenun kain ikat khas Nusa Tenggara, serta sejarah dan tekniknya oleh Dr Joanna Barrkman, kurator dari Charles Darwin University Art Collection and Art Gallery.
Acara penggalangan dana tersebut diinisiasi oleh NTA (Nusa Tenggara Association) Australia. Dalam sambutannya, Dubes Kristiarto menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras NTA selama 30 tahun dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara.
Baca juga: Israel Andalkan Iron Dome, Indonesia Miliki Sistem Rudal Canggih NASAMS
Menurut Kristiarto, kegiatan penggalangan dana tersebut merupakan tali kasih dari Australia untuk Nusa Tenggara dan merupakan refleksi dari hubungan baik yang senantiasa dibangun antara Indonesia-Australia pada berbagai tingkatan dari pemimpin negara hingga hubungan antarmanusia.
Sementara itu, CEO NTA Dr Collin Barlow dan Executive Officer NTA Phil Domanchesz menyampaikan penghargaan dan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra dalam setiap program kegiatan yang dilakukan NTA dengan misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di pedesaan Nusa Tenggara.
Kegiatan dihadiri oleh tidak kurang dari 130 undangan yang terdiri dari berbagai anggota organisasi nirlaba Australia, komunitas pecinta Bahasa dan Budaya Indonesia, pengusaha, pegawai pemerintah Australia, serta diplomat Australia yang pernah bertugas di Indonesia.
Acara itu juga diisi presentasi secara virtual mengenai kekayaan tradisi tenun kain ikat khas Nusa Tenggara, serta sejarah dan tekniknya oleh Dr Joanna Barrkman, kurator dari Charles Darwin University Art Collection and Art Gallery.
Lihat Juga :