Raja Yordania pada PBB: Aksi Israel Picu Konflik Lebih Lanjut di Kawasan

Selasa, 18 Mei 2021 - 18:57 WIB
loading...
Raja Yordania pada PBB:...
Raja Yordania Abdullah II. Foto/anadolu
A A A
AMMAN - Raja Yordania Abdullah II menyampaikan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bahwa tindakan dan provokasi Israel yang berulang-ulang terhadap rakyat Palestina telah menyebabkan eskalasi saat ini.

Dalam panggilan telepon, dia mengatakan kepada Guterres bahwa tindakan Israel akan mendorong kawasan itu menuju ketegangan lebih lanjut.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan Dewan Kerajaan Yordania, Abdullah II menegaskan tidak ada alternatif solusi politik yang mengarah pada tercapainya perdamaian yang adil dan komprehensif berdasarkan solusi dua negara dan menjamin berdirinya negara yang mandiri, berdaulat, dan negara Palestina yang layak berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Baca juga: Brutalnya Pemboman Israel, 42.000 Warga Gaza Mengungsi dan Terlantar

Raja Yordania menyoroti konsekuensi mengerikan dari pelanggaran yang dilakukan Israel di Yerusalem, terutama terhadap Masjid Al-Aqsa.

Baca juga: Penderitaan Rakyat Gaza Tak Berujung, Krisis Air dan Listrik Kian Parah

“Dia juga mengkhawatirkan upaya Israel untuk secara tidak sah menggusur para penduduk lingkungan Sheikh Jarrah dari rumah mereka,” ungkap pernyataan kerajaan Yordania.

Baca juga: Para Pekerja Italia Ogah Memuat Pengiriman Senjata Bertujuan Israel

Abdullah II memperingatkan agar semua pihak tidak mencampuri status quo hukum dan sejarah di Yerusalem.

Dia menegaskan Yordania akan terus mengerahkan semua upaya untuk melindungi tempat suci Islam dan Kristen di Yerusalem.

Dia juga menekankan perlunya komunitas internasional memikul tanggung jawabnya dan bergerak secara efektif untuk menghentikan serangan Israel, mencegah terulangnya kembali, menghentikan agresi Israel di Gaza, serta bekerja untuk kemajuan proses perdamaian.

Korban tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 212 orang, menurut data Kementerian Kesehatan Palestina pada Senin.

Angka suram korban tewas itu termasuk 61 anak-anak, 35 wanita, dan 16 orang lanjut usia. Sementara 1.400 orang telah terluka selama serangan brutal Israel itu.

Militer Israel telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sejak 10 Mei, meninggalkan jejak kehancuran besar-besaran di seluruh wilayah pantai Gaza.

Sepuluh orang Israel juga tewas akibat tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza ke Israel.

Ketegangan baru-baru ini dimulai di Yerusalem Timur selama bulan suci Ramadhan dan menyebar ke Gaza sebagai akibat dari serangan Israel terhadap jamaah di kompleks Masjid Al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967.

Zionis mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam tindakan yang tidak pernah diakui komunitas internasional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Infografis
Ditekan Israel, UNIFIL...
Ditekan Israel, UNIFIL Sumpah 10.000 Pasukan PBB Tetap di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved