Sekjen PBB Mengaku Terganggu dengan Keputusan Israel Bombardir Gedung Media di Gaza

Minggu, 16 Mei 2021 - 10:42 WIB
loading...
Sekjen PBB Mengaku Terganggu...
Guterres kecewa dengan meningkatnya korban sipil dan mengaku sangat terganggu oleh serangan Israel terhadap gedung yang berisi media internasional di Gaza. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB , Antonio Guterres "kecewa" dengan meningkatnya korban sipil di Gaza. Dia juga mengaku "sangat terganggu" oleh serangan Israel terhadap gedung yang berisi media internasional di Gaza.

Guterres berbicara setelah Israel menghantam Jalur Gaza dengan serangan udara, menewaskan 10 anggota keluarga besar dan menghancurkan gedung 13 lantai Gaza yang menampung kantor berita Al Jazeera dan Associated Press. Baca juga: Rudal Israel Ratakan Gedung Media di Gaza, Termasuk Al Jazeera dan AP

“Sekretaris Jenderal kecewa dengan meningkatnya jumlah korban sipil, termasuk kematian sepuluh anggota keluarga yang sama, termasuk anak-anak, akibat serangan udara Israel di kamp al-Shati di Gaza, yang konon ditujukan pada seorang pemimpin Hamas," ucap juru bicara Guterres, Stephane Dujarric.

"Dia juga sangat terganggu oleh serangan udara Israel hari ini terhadap gedung bertingkat tinggi di Kota Gaza yang menampung kantor beberapa organisasi media internasional serta apartemen perumahan," sambungnya, seperti dilansir AL Arabiya pada Minggu (16/5/2021).

Dujarric menuturkan bahwa Guterres mengingatkan semua pihak bahwa setiap keputusan untuk menargetkan warga sipil dan struktur media secara sembaranganadalah melanggar hukum internasional dan harus dihindari dengan segala cara.

Menurut keterangan pejabat kesehatan Palestina, serangan udara dan artileri Israel di Gaza sejak awal pekan lalu telah menewaskan 145 orang termasuk 41 anak-anak, dan melukai 1.100 lainnya.

Di sisi lain, Hamas telah menembakkan setidaknya 2.300 roket ke Israel, menewaskan 10 orang, termasuk seorang tentara, dan melukai lebih dari 560 orang Israel. Baca juga: Haedar Nashir: Ambisi Israel Sumber Kekacauan dan Perang, PBB Jangan Diam
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Memahami Tugas Gubernur...
Memahami Tugas Gubernur BI dan Wewenangnya di Bank Indonesia
Pernah Digaji Rp35 Ribu...
Pernah Digaji Rp35 Ribu per Hari, Dewick Bagikan Kisah Sukses Jadi Kreator Konten Jutaan Pengikut
8th Asian Taekwondo...
8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 Jadi Arena Perebutan Poin Olimpiade
Berita Terkini
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved