Ramalan Khamenei: Israel Lenyap dalam 19 Tahun, Kissinger: Hilang Tahun Depan

loading...
Ramalan Khamenei: Israel Lenyap dalam 19 Tahun, Kissinger: Hilang Tahun Depan
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/Anadolu
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pertama kali meramalkan pada 2015 bahwa Israel tidak akan menyaksikan 25 tahun ke depan.

"Pertama, Anda (Israel) tidak akan melihat 25 tahun ke depan," ungkap Khamenei.

"Insya Allah, tidak akan ada yang namanya rezim Zionis dalam 25 tahun. Sampai saat itu, semangat perjuangan, heroik dan jihad tidak akan meninggalkan momen ketenangan bagi Zionis."



Baca juga: Dipukuli dan Ditangkap Militer Israel, Perempuan Palestina Ini Tersenyum

Hal ini disebutkan sehubungan dengan kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang ditandatangani awal tahun itu antara Teheran dan P5 + 1 yang secara teori akan berakhir dalam waktu 25 tahun. Dalam konteks inilah pernyataan itu muncul.

Baca juga: Viral, Video Sistem Iron Dome Israel Kewalahan Hadapi Roket dari Gaza

Jika dikurangi sampai tahun 2021, maka kehancuran Israel diperkirakan tinggal 19 tahun lagi menurut ramalan tersebut.

Baca juga: Roket Gaza Sudah Membunuh 5 Warga Israel, Zionis Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan

Retorika semacam itu pernah dibuat di masa lalu oleh Iran, misalnya, mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan 10 tahun sebelumnya, "Rezim yang menduduki Yerusalem harus lenyap dari halaman waktu."

Perkataan Ahmadinejad itu secara populer salah diterjemahkan dan salah dikutip oleh media-media Barat pada saat itu menjadi "Israel harus dihapus dari peta."



Kutipan asli perkataan Ahmadinejad itu sendiri dikaitkan dengan pernyataan pendiri Republik Islam Ayatollah Ruhollah Khomeini.

"25 tahun" dalam beberapa hal telah menjadi mantra, dan ditulis ulang secara resmi di website Khamenei pada tahun berikutnya pada 2016.

Kepala Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengulangi klaim tersebut pada 2017 selama acara memperingati kejatuhan saat Perang Iran-Irak.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top