Israel-Gaza di Ambang Perang Skala Penuh: 'Ini Menakutkan, Ledakan di Atas Kepala Kami'

Rabu, 12 Mei 2021 - 09:54 WIB
loading...
Israel-Gaza di Ambang...
Peta yang dirilis Pasukan Pertahanan Israel menunjukkan sirene waspada serangan roket meraung-raung di beberapa kota setiap 30 menit pagi ini (12/5/2021). Foto/Twitter @IDF
A A A
TEL AVIV - Israel dan kelompok-kelompok militan di Gaza, Palestina , sudah di ambang perang skala penuh setelah aksi saling serang belum terhenti dan militer Zionis mengerahkan pasukan besar-besaran.

Hamas dan kelompok militan lainnya di Gaza telah menembakkan ratusan roket dan rudal ke pusat ekonomi Israel, Tel Aviv, sebagai pembalasan atas serangan jet tempur Zionis yang meruntuhkan Hanadi Tower—gedung belasan lantai yang dianggap Zionissebagai markas Hamas.

Baca juga: Kerepotan Dihujani Roket Gaza, Kota di Israel Malah Perang Saudara

Peta yang dibagikan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menunjukkan titik-titik merah yang menandai tempat sirene darurat berbunyi di Israel selama 30 menit pagi ini (12/5/2021).

Sementara itu, kantor urusan kemanusiaan PBB mengatakan pasukan Israel telah melukai 1.000 warga Palestina di Yerusalem Timur antara 7 Mei hingga 10 Mei. "735 dari ini (cedera) karena peluru karet," kata badan tersebut.

Eskalasi tajam, yang dipicu oleh kekerasan di Yerusalem, telah menewaskan sedikitnya 32 warga Palestina di Jalur Gaza dan tiga orang Israel, serta melukai ratusan lainnya.

"Ini baru permulaan serangan Israel," ujar Menteri Pertahanan Benny Gantz saat memperingatkan kelompok Hamas.

Sebaliknya, pemimpin Hamas yang tinggal di Qatar, Ismail Haniyeh, mengatakan; "Jika Israel ingin meningkatkan (eskalasi), kami siap untuk itu."

Utusan PBB untuk Perdamaian Timur Tengah, Tor Wennesland, memperingatkan bahwa Israel dan Hamas sedang menuju "perang skala penuh".

Di kantong Gaza yang padat penduduk dan diblokade Israel, 10 anak dan seorang wanita termasuk di antara mereka yang tewas sejak Senin malam.

Sebanyak 203 orang lainnya dilaporkan terluka akibat serangan udara Israel yang sedang berlangsung, banyak yang diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang membara.

Di Israel, sirene berbunyi saat roket-roket Hamas menghujani beberapa kota. Beberapa warga yang tidak dapat mencapai tempat perlindungan bawah tanah berlindung di bawah jembatan.

"Ini menakutkan," kata Haim Roy Ben Shlomo, 38, penduduk Ramat Gan dekat Tel Aviv. "Beberapa tembakan keras, atau ledakan, di atas kepala kami."

Baca juga: Sehebat-hebatnya Iron Dome Israel, Bobol Juga oleh Rudal Sijeel Hamas

Seorang wanita Israel tewas ketika roket menghantam Rishon Letzion di tepi selatan kota pesisir itu, sementara di dekat Holon, rekaman AFP menunjukkan bus yang terbakar saat petugas penyelamat membersihkan puing-puing.

Tembakan roket memaksa Israel untuk menangguhkan penerbangan di bandara utamanya di Ben Gurion, dekat Tel Aviv.

Di Gaza, orang-orang menyaring puing-puing setelah serangan udara Israel menghancurkan Hanadi Tower, gedung hunian 12 lantai.

Hamas, yang menguasai wilayah Palestina, mengatakan menara hunian itu dulunya adalah bangunan tempat tinggal. AFP melaporkan tempat itu juga menampung kantor beberapa pejabat Hamas.

Hamas mengancam akan mengubah kota Ashkelon di Israel menjadi "neraka", dan roket yang ditembakkan oleh militan di Gaza menewaskan dua wanita di sana.

Pada satu tahap, kelompok tersebut mengeklaim telah menembakkan lebih dari 100 roket dalam waktu kurang dari lima menit untuk membanjiri sistem pertahanan rudal Iron Dome.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Di Ambang Perang, India...
Di Ambang Perang, India Borong 26 Jet Tempur Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved