UPDATE-Korban Tewas Perang Besar: Israel 3 Orang, Palestina 32 Orang

Rabu, 12 Mei 2021 - 07:14 WIB
loading...
UPDATE-Korban Tewas...
Hanadi Tower, menara tempat tinggal warga Palestina di Gaza, runtuh dalam sekejap setelah dibombardir jet tempur Israel, Selasa (11/5/2021). Foto/Ashraf Amra/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Militer Israel terlibat perang besar dengan Hamas dan kelompok militan lain di Gaza, Palestina . Hingga saat ini (12/5/2021), 3 orang tewas di pihak Zionis dan 32 orang tewas di pihak Gaza.

Kementerian kesehatan Gaza mengonfirmasi bahwa 32 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di wilayah pesisir. Petugas medis Israel juga mengonfirmasi bahwa tiga orang tewas dalam serangan roket dan rudal.

Baca juga: Sehebat-hebatnya Iron Dome Israel, Bobol Juga oleh Rudal Sijeel Hamas

Korban luka di pihak Gaza mencapai ratusan orang, sedangkan di pihak Israel sekitar 70 orang.

Hamas mengatakan pihaknya meluncurkan 130 roket ke arah Israel setelah menara pemukiman di Gaza runtuh dalam sekejap setelah serangan udara militer Zionis.

Menara tempat tinggal 13 lantai di Kota Gaza runtuh setelah serangan udara Israel menargetkan gedung itu pada hari Selasa. Tidak ada laporan adanya korban jiwa di antara warga yang dikabarkan mengosongkan menara Hanadi sebelum dihantam seragan.

Rekaman video menunjukkan tiga kepulan asap tebal naik dari menara, lantai atasnya masih utuh sampai runtuh ke tanah. Menara ini menampung sebuah kantor yang digunakan oleh kepemimpinan politik Hamas, yang menguasai Gaza.

Tak lama setelah serangan itu, Hamas mengatakan pihaknya meluncurkan banyak roket ke arah Tel Aviv.

Otoritas Bandara Israel mengatakan telah menghentikan operasi lepas landas di bandara Tel Aviv "untuk memungkinkan pertahanan langit negara".

Brigade Izuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, tak gentar dengan serangan besar-besaran militer Zionis. “Kami sekarang memenuhi janji kami,” kata kelompok itu, seperti dikutip Al Jazeera, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Batalion Sepik Siap Perang dengan Indonesia, Ini Respons Resmi PNG

Komite Palang Merah Internasional mendesak semua pihak untuk mundur, dan mengingatkan mereka tentang persyaratan dalam hukum internasional untuk mencoba menghindari korban sipil.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia akan meningkatkan kekuatan dan frekuensi serangan di Gaza, sebuah wilayah berpenduduk 2 juta orang, sebagai tanggapan atas serangan ratusan roket.

Militer Israel mengaku telah mengirim 80 jet tempur untuk membom Gaza, dan mengirim infanteri dan armour untuk memperkuat tank yang sudah berkumpul di perbatasan.

Pemimpin Hamas yang tinggal di luar wilayah Gaza, Ismail Haniyeh, mengatakan kelompoknya "siap" jika Israel meningkatkan kekerasan.

"Jika (Israel) ingin meningkatkan, kami siap untuk itu, dan jika ingin berhenti, kami juga siap," kata Haniyeh, dalam pidato yang disiarkan televisi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved