Tegang, Militer China Disarankan Membom Australia

Senin, 10 Mei 2021 - 11:29 WIB
loading...
A A A
"Saya menyarankan China membuat rencana untuk memberlakukan hukuman pembalasan terhadap Australia setelah secara militer mencampuri situasi lintas Selat," katanya.

"Rencana tersebut harus mencakup serangan jarak jauh di fasilitas militer dan fasilitas utama yang relevan di tanah Australia jika benar-benar mengirimkan pasukannya ke daerah lepas pantai China dan berperang melawan Tentara Pembebasan Rakyat."

"Setiap bantuan ke AS di Taiwan akan tidak bertanggung jawab," imbuh dia.

“China menyukai perdamaian dan tidak akan mengambil inisiatif untuk bertarung dengan Australia yang jauh, tetapi hawks Australia harus berpikiran jernih," ujar Hu yang dilansir news.com.au, semalam (9/5/2021).

"Jika mereka cukup berani untuk berkoordinasi dengan AS untuk campur tangan secara militer dalam masalah Taiwan dan mengirim pasukan ke Selat Taiwan untuk berperang dengan PLA, mereka harus tahu bencana apa yang akan mereka timbulkan ke negara mereka."

Editorial The Global Times tidak selalu digaungkan oleh kepemimpinan Komunis China tetapi kemungkinan besar tidak akan diterbitkan tanpa restu Beijing.

Target Apa di Australia?

Menulis di The Australian pada hari Sabtu, editor urusan luar negeri surat kabar tersebut, Greg Sheridan, menominasikan beberapa lokasi yang mungkin ingin ditargetkan China di tanah Australia.

Baca juga: Ikut Campur Papua Barat, Batalion di PNG Siap Perang dengan Indonesia

Itu termasuk stasiun intelijen yang dijalankan dengan AS di Pine Gap, dekat Alice Springs, yang akan menjadi kunci dalam berkomunikasi selama setiap pertempuran di Taiwan.

Dia juga menominasikan Jindalee Operational Radar Network di selatan Longreach di Queensland, fasilitas sinyal di Geraldton, Australia Barat, dan pangkalan Angkatan Laut Stirling di selatan Perth tempat kapal selam Australia berpangkalan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Zelensky Kirim Surat...
Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang
Rekomendasi
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Berita Terkini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved