Kasus Covid-19 Melonjak, AS Izinkan Diplomatnya Tinggalkan Nepal

Sabtu, 08 Mei 2021 - 12:36 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Melonjak,...
AS izinkan diplomatnya meninggalkan Nepal setelah kasus COVID-19 di negara itu melonjak. Foto/Al Jazeera
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) mengizinkan diplomat yang tidak penting dan keluarga semua staf Amerika Kedutaan Besar AS di Kathmandu untuk meninggalkan Nepal dengan biaya pemerintah. Ini dilakukan seiring terjadinya lonjakan kasus virus Corona baru .

“Pada tanggal 7 Mei, Departemen Luar Negeri mengizinkan keberangkatan sukarela anggota keluarga pegawai pemerintah AS dan pegawai pemerintah AS non-darurat dari Nepal,” kata Deplu AS seperti dikutip dari AP, Sabtu (8/5/2021).

Deplu AS juga menyarankan warga Amerika untuk mempertimbangkan kembali rencananya untuk mengunjungi negara Himalaya itu. Bagi mereka yang telah berada di Nepal, Deplu AS meminta mereka segera mendaftarkan dirinya jika ingin keluar dari negara itu. Langkah ini diperlukan agar pihak kedutaan bisa mengatur penerbangan carter jika tidak ada penerbangan komersil.

Baca juga: COVID-19 Telah Mencapai Gunung Everest

"Penerbangan komersial yang berangkat dari Nepal saat ini tidak tersedia secara reguler. Warga AS yang ingin meninggalkan Nepal harus mendaftarkan keinginan mereka ke kedutaan," kata pernyataan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved