Ayatollah Khamenei: Israel Bukan Negara, tetapi Basis Teroris

Jum'at, 07 Mei 2021 - 22:25 WIB
loading...
Ayatollah Khamenei:...
Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Israel bukanlah negara, tetapi basis teroris. Menurutnya, kehancuran apa yang dia sebut basis teroris itu sudah dekat.

Komentar Khamenei disampaikan dalam pidatonya untuk menandai Hari al-Quds, Jumat (7/5/2021). Hari al-Quds diperingati saban tahun oleh Iran untuk mengobarkan semangat membebaskan Palestina dari pendudukan Israel.

Baca juga: Indonesia Kerahkan 'Pasukan Setan', Benny Wenda 'Merengek' pada Dunia

"Israel bukanlah sebuah negara, tapi basis teroris melawan bangsa Palestina dan negara Muslim lainnya," kata Khamenei dalam pidatonya yang disiarkan langsung di televisi Iran.

“Memerangi rezim yang lalim ini...adalah tugas semua orang,” kata Khamenei yang dilansir Times of Israel.

Khamenei juga menekankan bahwa penjatuhan rezim Zionis telah dimulai dan tidak akan berhenti.

Dia mengecam normalisasi hubungan Israel dengan beberapa pemerintah Arab yang dia sebut "lemah" sebagai upaya untuk merusak mimpi persatuan Muslim.

Dia menyerukan kepada rakyat Palestina untuk melanjutkan perlawanan mereka dan meminta pemerintah negara-negara Muslim mendukung mereka.

Iran memprakarsai Hari al-Quds atau Hari Yerusalem pada 1979, tahun Revolusi Islam Iran. Hari al-Quds diperingati dengan pidato anti-Israel, peristiwa dan ancaman untuk "membebaskan" Yerusalem dari kendali Israel.

Tahun ini, jatuhnya Hari Al-Quds berdekatan dengan Hari Yerusalem versi Israel yang dirayakan pada 10 Mei. Israel memperingati Hari Yerusalem untuk menandai penyatuan ibu kota selama Perang Enam Hari 1967.

Meskipun ada pembatasan terkait COVID-19, sejumlah orang keluar "secara spontan" di Ibu Kota Iran, Teheran. Mereka membakar bendera Amerika Serikat dan Israel sembari meneriakkan yel-yel "Matilah Amerika" dan "Matilah Israel".

Baca juga: Putra Mahkota MBS Angkat Bicara soal Wahhabisme di Arab Saudi

Dalam tweet hari Rabu menjelang peringatan Hari al-Quds, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mencap Israel sebagai "rezim apartheid."

“Palestina adalah tolak ukur keadilan. Beberapa ukuran. Tapi Iran dengan bangga berdiri bersama rakyat Palestina—yang menentang kebrutalan rezim apartheid. Hari al-Quds adalah pengingat tahunan akan keharusan moral dari solidaritas global untuk Palestina," tulis Zarif di Twitter.

Sementara itu, pengunjuk rasa di Peshawar di Pakistan menandai Hari al-Quds dengan membakar bendera Amerika, Israel dan India pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved