Putra Mahkota MBS Angkat Bicara soal Wahhabisme di Arab Saudi

Jum'at, 07 Mei 2021 - 04:15 WIB
loading...
Putra Mahkota MBS Angkat...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS) dalam sebuah wawancara dengan media setempat tak hanya menegaskan Alquran sebagai konstitusi. Dia juga berbicara tentang Wahhabisme di negaranya.

Seorang jurnalis media Arab Saudi, Channel 1, bertanya; "Yang Mulia, apakah Anda berkomitmen pada satu mazhab tunggal? Apakah [hanya] mazhab Syekh Muhammad Ibn Abd al-Wahhab yang harus menafsirkan Alquran dan hadits?"



Syekh Muhammad Ibn Abd al-Wahhab adalah seorang ahli teologi agama Islam dan seorang tokoh pemimpin gerakan keagamaaan yang menjabat sebagai mufti Daulah Su'udiyyah yang kemudian berubah menjadi Kerajaan Arab Saudi.

Gagasannya kemudian dikenal sebagai Wahhabisme, semacam pemurnian. Mazhab ini dikenal menentang Sufisme.

Menjawab pertanyaan tersebut, Pangeran MBS berkata; "Berkomitmen pada satu mazhab pemikiran atau satu ulama sama saja dengan pendewaan manusia. Allah dan Nabi Muhammad...Allah tidak menempatkan penghalang antara diri-Nya dan manusia. Dia menurunkan Alquran-Nya, dan mengutus Nabi Muhammad mengimplementasikannya di tanah, dan ijtihad terbuka untuk selamanya."

"Jika Syekh Muhammad Ibn Abd al-Wahhab bangkit dari kuburnya, dan melihat bahwa kita berkomitmen pada teksnya, sambil mengunci pikiran kita untuk ijtihad, dengan demikian mendewakannya dan meniupnya keluar dari proporsi, dia akan menjadi orang pertama yang menentang ini," katanya.

"Tidak ada satu mazhab pemikiran yang konstan atau satu individu yang konstan. Ijtihad Alquran dan Sunnah Nabi berlanjut, dan fatwa adalah tunduk pada penilaian waktu dan tempat," ujarnya.

Pangeran MBS lantas memberikan contoh. "Misalnya, jika seorang syekh yang terhormat mengeluarkan fatwa 100 tahun yang lalu, tanpa mengetahui apakah Bumi itu bulat atau tidak, dan tidak memiliki pengetahuan tentang benua, tentang teknologi, dan sebagainya—fatwanya didasarkan pada data dan informasi yang siap membantu dan memahami Alquran dan Sunnah. Tetapi hal-hal ini telah berubah dalam situasi kita saat ini. Pada akhirnya, Alquran dan Sunnah merupakan sumber otoritas kita, seperti yang telah saya katakan," katanya.

Jurnalis tersebut melanjutkan pertanyaannya, "Sehubungan dengan sistem status pribadi—Yang Mulia mengatakan bahwa Kode Yudisial kita tidak pantas."
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Tradisi Lebaran Terunik...
5 Tradisi Lebaran Terunik di Dunia, Ada Adu Pecah Telur Rebus di Afghanistan
Trump akan Berkunjung...
Trump akan Berkunjung ke Arab Saudi pada Pertengahan Mei
Raja Saudi Salman Ikut...
Raja Saudi Salman Ikut Salat Id di Jeddah, MBS di Masjidilharam
11 Negara Merayakan...
11 Negara Merayakan Idulfitri pada Minggu, 15 Negara Putuskan Senin
Arab Saudi dan Negara-negara...
Arab Saudi dan Negara-negara Teluk Rayakan Idulfitri Hari Ini
5 Teknologi Canggih...
5 Teknologi Canggih di Masjidilharam, dari Sistem Pendingin hingga Keamanan
Berapa Pendapatan Arab...
Berapa Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji? Ternyata Tembus Rp248,2 Triliun Per Tahun
Selamatkan Puluhan Warga...
Selamatkan Puluhan Warga Korsel dari Kebakaran Hutan, WNI Bisa Dapat Visa Jangka Panjang
Dahsyatnya Ledakan Pipa...
Dahsyatnya Ledakan Pipa Gas Petronas serasa Gempa Bumi, Suhu Capai 1.000 Derajat Celsius
Rekomendasi
Arus Balik H+4 Lebaran...
Arus Balik H+4 Lebaran di Tol Japek dan MBZ Pagi Ini Ramai Lancar
Pangeran Harry Memutuskan...
Pangeran Harry Memutuskan Hubungan dengan Putri Eugenie, Merasa Dikhianati
Live di iNews! Garuda...
Live di iNews! Garuda Muda Siap Hadapi Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman di Piala Asia U-17 2025 
Berita Terkini
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
1 jam yang lalu
10 Negara Terkecil di...
10 Negara Terkecil di Dunia, Mayoritas Luasnya Lebih Kecil Dibandingkan Ukuran New York
9 jam yang lalu
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
11 jam yang lalu
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak
11 jam yang lalu
Israel Ingin Rebut Wilayah...
Israel Ingin Rebut Wilayah yang Lebih Luas, Hamas Siap Melawan
12 jam yang lalu
Siapa Sheikh Mohammed...
Siapa Sheikh Mohammed bin Zayed? Presiden UEA yang Dijadikan Nama Jalan Tol di Indonesia
13 jam yang lalu
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved