Siswi SMP Bawa Pistol ke Sekolah, Tembak Tiga Orang
Jum'at, 07 Mei 2021 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
Pengawas Sekolah Distrik Jefferson, Chad Martin mengatakan seluruh sekolah di distrik itu akan ditutup untuk memberi siswa waktu bersama keluarga mereka, dan konselor akan tersedia mulai Jumat.
“Ini adalah mimpi buruk terburuk yang pernah dihadapi sekolah distrik. Kami (telah) mempersiapkannya. Tetapi Anda tidak pernah benar-benar siap," ucap Martin.
Pita polisi telah dipasang di seluruh area sekolah, yang memiliki sekitar 1.500 siswa di kelas enam sampai delapan, dan penanda bukti kecil ditempatkan di sebelah bercak darah di tanah.
"Saya berdoa untuk nyawa dan keselamatan mereka yang terlibat dalam peristiwa tragis hari ini," kata Gubernur Brad Little dalam sebuah pernyataan.
"Terima kasih kepada penegak hukum dan pimpinan sekolah kami atas upaya mereka dalam menanggapi insiden tersebut," imbuhnya.
Baca juga: Penembakan Massal FedEx AS: 8 Orang Tewas, Pelaku Bunuh Diri
Jaksa Jefferson County Mark Taylor mengatakan keputusan tentang tuntutan pidana tidak akan dibuat sampai penyelidikan selesai, tetapi insiden itu mungkin termasuk tiga tuduhan percobaan pembunuhan.
Serangan itu merupakan penembakan sekolah kedua di Idaho. Pada tahun 1999, seorang siswa di sebuah sekolah menengah di Notus beberapa kali menembakkan senapan. Tidak ada yang terkena tembakan, tetapi satu siswa terluka oleh puing-puing yang memantul dari peluru pertama.
Pada tahun 1989, seorang siswa di SMP Rigby menarik senjata, mengancam seorang guru dan siswa, serta menyandera seorang gadis berusia 14 tahun, menurut laporan Deseret News. Polisi berhasil menyelamatkan para sandera dengan aman dari gereja terdekat sekitar satu jam kemudian dan menahan remaja itu. Tidak ada yang ditembak dalam insiden itu.
“Ini adalah mimpi buruk terburuk yang pernah dihadapi sekolah distrik. Kami (telah) mempersiapkannya. Tetapi Anda tidak pernah benar-benar siap," ucap Martin.
Pita polisi telah dipasang di seluruh area sekolah, yang memiliki sekitar 1.500 siswa di kelas enam sampai delapan, dan penanda bukti kecil ditempatkan di sebelah bercak darah di tanah.
"Saya berdoa untuk nyawa dan keselamatan mereka yang terlibat dalam peristiwa tragis hari ini," kata Gubernur Brad Little dalam sebuah pernyataan.
"Terima kasih kepada penegak hukum dan pimpinan sekolah kami atas upaya mereka dalam menanggapi insiden tersebut," imbuhnya.
Baca juga: Penembakan Massal FedEx AS: 8 Orang Tewas, Pelaku Bunuh Diri
Jaksa Jefferson County Mark Taylor mengatakan keputusan tentang tuntutan pidana tidak akan dibuat sampai penyelidikan selesai, tetapi insiden itu mungkin termasuk tiga tuduhan percobaan pembunuhan.
Serangan itu merupakan penembakan sekolah kedua di Idaho. Pada tahun 1999, seorang siswa di sebuah sekolah menengah di Notus beberapa kali menembakkan senapan. Tidak ada yang terkena tembakan, tetapi satu siswa terluka oleh puing-puing yang memantul dari peluru pertama.
Pada tahun 1989, seorang siswa di SMP Rigby menarik senjata, mengancam seorang guru dan siswa, serta menyandera seorang gadis berusia 14 tahun, menurut laporan Deseret News. Polisi berhasil menyelamatkan para sandera dengan aman dari gereja terdekat sekitar satu jam kemudian dan menahan remaja itu. Tidak ada yang ditembak dalam insiden itu.
(ian)
Lihat Juga :