Bangladesh: Penghentian Ekspor dari India Hentikan Program Vaksinasi Covid-19

Kamis, 06 Mei 2021 - 20:06 WIB
loading...
Bangladesh: Penghentian...
Bangladesh menangguhkan proses pendaftaran kampanye vaksinasi virus Corona karena kekurangan dosis dan penghentian pengiriman vaksin di India. Foto/REUTERS
A A A
DHAKA - Bangladesh menangguhkan proses pendaftaran kampanye vaksinasi virus Corona karena kekurangan dosis dan penghentian pengiriman vaksin di India . New Delhi menghentikan sementara ekspor vaksin, setelah terjadinya peningkatan kasus di dalam negeri.

Pejabat Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan Bangladesh (DGHS), Robed Amin menuturkan, Dhaka menangguhkan dosis pertama pemberian vaksin Oxford-AstraZeneca pada 26 April di tengah pasokan yang rendah. Baca juga: Amukan Covid-19 di India Makin Dahsyat, 120 Orang Meninggal Tiap Jam dan Diprediksi Bakal Terus Meningkat

“Kami menangguhkan registrasi vaksin mulai Rabu karena kekurangan stok. Pendaftaran baru akan tetap ditutup sampai kami mendapatkan pengiriman baru dari India atau sumber lain," ucapnya seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (6/5/2021).

Dia mengatakan, tidak ada perkembangan dalam pengiriman vaksin dari India berdasarkan perjanjian tripartit. Tetapi, Bangladesh berharap menerima 500 ribu vaksin dari China pada 12 Mei. Baca juga: Pembom Kereta Bawah Tanah Kota New York Divonis Penjara Seumur Hidup

Negara Asia Selatan itu memiliki perjanjian dengan Serum Institute of India (SII) untuk 30 juta dosis, dengan rincian pengiriman lima juta dosis setiap bulan dari Januari hingga Juni. Bangladesh telah membayar untuk 15 juta dosisi, tetapi hanya menerima tujuh juta.

"Bangladesh sedang bekerja untuk mengamankan sumber alternatif vaksin Covid-19 dan produksi lokalnya. Proses sedang berlangsung untuk memanfaatkan vaksin Sputnik V Rusia dan izin pengadaannya telah dikirim ke pihak berwenang untuk disetujui," ungkap Robed.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Cara Bikin Konten Reaction...
Cara Bikin Konten Reaction Viral, Simak 10 Tips dari Janda Tawa
Berita Terkini
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved