Mama Muda Prancis Ditembak dan Dibakar Hidup-hidup oleh Suami di Jalan

Kamis, 06 Mei 2021 - 04:01 WIB
loading...
Mama Muda Prancis Ditembak...
Polisi berada di tempat kejadian perkara kejahatan di Prancis. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Seorang mama muda Prancis berusia 31 tahun ditembak dan dibakar hidup-hidup oleh suaminya.

“Sang suami mengejar mama muda itu di jalan dan menembak kakinya sebelum menyiramnya dengan cairan yang mudah terbakar dan membakarnya,” ungkap pernyataan kepolisian pada Rabu (5/5).

Serangan mengerikan itu terjadi pada siang hari bolong Selasa (4/5) di lingkungan Merignac yang makmur, dekat bandara Bordeaux, di barat daya Prancis.

Baca juga: Laporan Intelijen: Iran Dorong Program Senjata Pemusnah Massal

Wanita dan pria berusia 44 tahun itu telah berpisah. Anak-anak mereka ada tiga orang yakni berusia tiga tahun, tujuh tahun dan 11 tahun yang tinggal bersama ibu mereka.

Baca juga: China Terkejut, Tak Bisa Setop Bahas Perceraian Bill Gates dan Melinda

Pria itu melepaskan beberapa tembakan ke arah wanita itu saat dia melarikan diri di jalan. Tembakan itu mengenai kakinya. “Setelah ditembak, mama muda itu pingsan, suaminya membakarnya,” papar kepolisian.

Baca juga: Pemukim Israel Membakar Lahan Pertanian Palestina di Nablus

Sang suami ditangkap setengah jam setelah pembunuhan di distrik tetangga Pessac. “Dia membawa satu pistol, pistol pelet dan sabuk peluru,” ungkap kantor kejaksaan Bordeaux.

Dia didakwa sebagai pembunuh istrinya dan juga telah memulai kebakaran yang merusak rumahnya.

Otoritas lokal telah mendirikan layanan konseling bagi para saksi pembunuhan tersebut.

“Anak-anak pasangan itu tidak ada di rumah saat serangan itu terjadi,” ungkap kantor kejaksaan yang menambahkan anak-anak itu menerima konseling trauma.

Isu kekerasan dalam rumah tangga dan pembunuhan memicu protes di Prancis pada 2019.

Para aktivis mengeluhkan bahwa perempuan yang berusaha melaporkan pasangan yang melakukan kekerasan domestik kepada polisi sering kali ditolak.

Tahun itu, 146 wanita dilaporkan dibunuh oleh suami atau pasangannya, meningkat 21% dari tahun sebelumnya.

Setelah protes, pemerintah memperkenalkan penggunaan gelang elektronik untuk memperingatkan para korban ketika penyerang mereka berada di dekatnya.

Pada 2020, jumlah pembunuhan turun menjadi 90 orang.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved