Dua Wanita Asia-Amerika Ditikam di Halte Bus San Francisco
Rabu, 05 Mei 2021 - 11:46 WIB
loading...
A
A
A
Dalam serangan terpisah di San Francisco pada bulan Maret, seorang pria Vietnam berusia 83 tahun dirobohkan dan lehernya patah saat jatuh, dan seorang wanita berusia 77 tahun juga diserang. Polisi menangkap seorang pria karena penyerangan dan pelecehan orang tua dalam kedua kasus tersebut.
Pria 83 tahun lainnya didorong jatuh pada Februari, pinggulnya patah dan menghabiskan berminggu-minggu di rumah sakit dan di rehabilitasi.
Sebuah studi oleh Center for the Study of Hate in Extremism di Cal State San Bernardino, memeriksa data polisi dari 16 yurisdiksi di seluruh Amerika Serikat, menemukan peningkatan 164 persen dalam laporan kejahatan kebencian anti-Asia pada kuartal pertama 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
New York mengalami peningkatan terbesar yaitu 223 persen, diikuti oleh 140 persen di San Francisco, 80 persen di Los Angeles dan 60 persen di Boston.
Baca juga: Pria Tua China Koma setelah Kepalanya Diinjak-injak di New York
Beberapa kota, termasuk Phoenix, Seattle dan Miami, melaporkan tidak ada perubahan, dari tahun ke tahun.
Penulis laporan, Brian Levin, mengatakan yurisdiksi dipilih karena memiliki populasi Asia-Amerika yang besar dan riwayat mengumpulkan data kejahatan kebencian yang dapat diandalkan.
Pria 83 tahun lainnya didorong jatuh pada Februari, pinggulnya patah dan menghabiskan berminggu-minggu di rumah sakit dan di rehabilitasi.
Sebuah studi oleh Center for the Study of Hate in Extremism di Cal State San Bernardino, memeriksa data polisi dari 16 yurisdiksi di seluruh Amerika Serikat, menemukan peningkatan 164 persen dalam laporan kejahatan kebencian anti-Asia pada kuartal pertama 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
New York mengalami peningkatan terbesar yaitu 223 persen, diikuti oleh 140 persen di San Francisco, 80 persen di Los Angeles dan 60 persen di Boston.
Baca juga: Pria Tua China Koma setelah Kepalanya Diinjak-injak di New York
Beberapa kota, termasuk Phoenix, Seattle dan Miami, melaporkan tidak ada perubahan, dari tahun ke tahun.
Penulis laporan, Brian Levin, mengatakan yurisdiksi dipilih karena memiliki populasi Asia-Amerika yang besar dan riwayat mengumpulkan data kejahatan kebencian yang dapat diandalkan.
Lihat Juga :