Dua Wanita Asia-Amerika Ditikam di Halte Bus San Francisco

loading...
Dua Wanita Asia-Amerika Ditikam di Halte Bus San Francisco
Dua wanita Asia-Amerika Ditikam di halte bus San Francisco di tengah meningkatnya serangan rasial terhadap etnis Asia di AS. Foto/Ilustrasi/Sindonews
WASHINGTON - Aksi penyerangan rasial terhadap etnis Asia terus terjadi di Amerika Serikat (AS). Terbaru, seorang pria telah ditangkap oleh pihak kepolisian San Francisco setelah menikam dua wanita Asia-Amerika sebuah halte bus.

Petugas polisi dikirim ke jalan 4th and Stockton dan menemukan dua wanita terluka yang kemudian di bawa ke rumah sakit. Tidak ada kabar terkait kondisi mereka.

Para saksi mengatakan kepada KPIX-TV korban dua orang wanita di mana yang satu tampak tua dan yang lainnya berusia 30-an. Mereka mengatakan kepada stasiun televisi itu bahwa seorang pria yang memegang pisau sedang berjalan di Market Street ketika dia mendekati halte bus, menikam para wanita, dan kemudian berjalan pergi.

Seorang pria San Francisco berusia 54 tahun ditangkap karena dicurigai melakukan serangan itu beberapa jam kemudian, kata polisi kepada kantor berita tersebut.

Orang Asia-Amerika telah menjadi sasaran beberapa serangan tak beralasan di Wilayah Teluk San Francisco dalam beberapa bulan terakhir dan di kota-kota AS lainnya.



Baca juga: Kejahatan Rasial di AS: Wanita Asia Kepalanya Dihantam Palu di New York

Jaksa telah mengajukan tuntutan penyerangan dan kejahatan rasial terhadap seorang pria yang dituduh melakukan serangan pada minggu lalu di mana dia diduga meneriakkan penghinaan rasial sebelum menjatuhkan Carl Chan, presiden Kamar Dagang Pecinan Oakland.

Dalam serangan terpisah di San Francisco pada bulan Maret, seorang pria Vietnam berusia 83 tahun dirobohkan dan lehernya patah saat jatuh, dan seorang wanita berusia 77 tahun juga diserang. Polisi menangkap seorang pria karena penyerangan dan pelecehan orang tua dalam kedua kasus tersebut.

Pria 83 tahun lainnya didorong jatuh pada Februari, pinggulnya patah dan menghabiskan berminggu-minggu di rumah sakit dan di rehabilitasi.

Sebuah studi oleh Center for the Study of Hate in Extremism di Cal State San Bernardino, memeriksa data polisi dari 16 yurisdiksi di seluruh Amerika Serikat, menemukan peningkatan 164 persen dalam laporan kejahatan kebencian anti-Asia pada kuartal pertama 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.



New York mengalami peningkatan terbesar yaitu 223 persen, diikuti oleh 140 persen di San Francisco, 80 persen di Los Angeles dan 60 persen di Boston.

Baca juga: Pria Tua China Koma setelah Kepalanya Diinjak-injak di New York

Beberapa kota, termasuk Phoenix, Seattle dan Miami, melaporkan tidak ada perubahan, dari tahun ke tahun.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top