Perceraian Bill dan Melinda Gates Diyakini Akan Mengguncang Filantropi
Rabu, 05 Mei 2021 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
“Orang-orang takut bahwa ketika perceraian seperti ini terjadi, itu benar-benar dapat menekankan ketidakstabilan seputar pemberian pribadi dan fakta bahwa pemberian pribadi sangat bergantung pada keinginan pasangan,” ujar McGoey.
“Fakta bahwa kita tidak benar-benar mengetahui konsekuensi jangka panjang dari perceraian ini atas yayasan hanya menyoroti fakta bahwa kita sebagai masyarakat terlalu bergantung pada keinginan orang-orang kaya untuk secara sukarela mendistribusikan kelebihan kekayaan mereka,” ia menambahkan.
Pada saat yang sama, beberapa ahli mencatat bahwa selama bertahun-tahun keluarga Gates, yang menikah di Hawaii pada Tahun Baru 1994, masing-masing mengejar kepentingan mereka sendiri di dalam yayasan serta dana investasi mereka sendiri yang terpisah. Sejak 2008, Bill Gates memiliki Gates Ventures. Dan, pada 2015, Melinda Gates mendirikan Pivotal Ventures, yang fokus membantu wanita dan keluarga di AS.
“Bisa dibilang, mereka sudah berpisah,” kata Soskis.
“Mereka telah muncul sebagai dua individu yang berbeda dengan pendekatan dan area fokus yang berbeda. Dan dalam beberapa hal itu mungkin membuat perceraian lebih mudah dalam pengaturan kelembagaan karena mereka sudah memiliki garis yang berbeda," terangnya.
Baca juga: Bercerai, Bill Gates dan Melinda Tetap Bahu Membahu Urus Gates Foundation
Namun, satu perubahan yang pasti adalah bahwa ketika Bill dan Melinda Gates menangani masalah bersama sebagai pasangan kekuatan utama filantropi, orang secara alami memberikan perhatian yang signifikan. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, kata Soskis, dampak Melinda Gates terhadap yayasan dapat dilihat dari pendekatannya terhadap pendanaan pendidikan dan isu kesetaraan gender.
"Dia melakukan ini tidak hanya di balik pintu tertutup tetapi dengan menjadi seseorang yang membuat marah Bill Gates," kata Soskis.
“Itu sebenarnya adalah bagian dari kepribadian publiknya, identitas publiknya dan kita semua bisa melihatnya terjadi,” sambungnya.
Sebagai pemain dominan dalam pembangunan dan kesehatan global, yayasan ini memiliki pengaruh yang sangat besar sebagai donor swasta terbesar untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Itulah mengapa komentar terbaru dari Bill Gates tentang melindungi hak intelektual bagi produsen vaksin virus Corona membuat kesal beberapa pakar kesehatan global. Gates telah menentang pembagian paten intelektual untuk vaksin COVID-19, dengan alasan bahwa proses pembuatan vaksin perlu pengawasan. Beberapa kritikus menyalahkan sentimennya karena mengutamakan keuntungan daripada pasokan.
Lihat Juga :