Bill Gates akan Bersaksi dalam Penyelidikan Epstein, Kesaksian Eks Jaksa Agung Pam Bondi Ditunda

Kamis, 09 April 2026 - 15:50 WIB
loading...
Bill Gates akan Bersaksi...
Miliarder AS Bill Gates disebut dalam dokumen Epstein. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Bill Gates dijadwalkan bersaksi di hadapan Komite Pengawasan DPR Amerika Serikat (AS) pada bulan Juni. Dia menambah daftar tokoh terkemuka yang dipanggil di hadapan komite dalam penyelidikannya terhadap mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Gates, yang telah membantah mengetahui kejahatan Epstein, akan menjalani wawancara tertutup yang akan ditranskrip pada tanggal 10 Juni, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang membagikan detailnya secara publik. Penayangan Gates yang dijadwalkan pertama kali dilaporkan oleh MSNOW.

Mantan Jaksa Agung Pam Bondi dipanggil komite pada bulan Maret untuk membahas perannya dalam mengawasi rilis berkas Epstein, tetapi tidak akan hadir untuk deposisi yang dijadwalkan pada 14 April.

Dalam surat kepada anggota DPR dari Partai Republik Kentucky, James Comer, ketua komite, Asisten Jaksa Agung Patrick Davis mengatakan, "Karena Ibu Bondi tidak lagi dapat memberikan kesaksian dalam kapasitas resminya sebagai Jaksa Agung, posisi Departemen adalah bahwa panggilan tersebut tidak lagi mewajibkannya untuk hadir pada 14 April."

Komite Pengawasan DPR mengatakan komite "akan menghubungi penasihat pribadi Pam Bondi untuk membahas langkah selanjutnya mengenai penjadwalan deposisinya."

Anggota DPR dari California, Robert Garcia, tokoh Partai Demokrat terkemuka di komite, mengatakan, “Bondi harus segera datang untuk memberikan kesaksian, dan jika dia menentang panggilan tersebut, kami akan memulai tuntutan penghinaan di Kongres. Para korban berhak mendapatkan keadilan."

Gates Muncul Ribuan Kali dalam Berkas Epstein


Gates adalah salah satu dari banyak orang berpengaruh yang disebutkan dalam dokumen Departemen Kehakiman tentang pengusaha yang tercela itu. Muncul dalam berkas tersebut tidak selalu menunjukkan pelanggaran pidana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved