Moskow Sanksi Pejabat UE, Prancis Panggil Dubes Rusia
Rabu, 05 Mei 2021 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Perselisihan antara kedua belah pihak dimulai setelah Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap enam warga Rusia pada 2 dan 22 Maret. Langkah-langkah pembatasan diberlakukan sebagai tanggapan atas dugaan peracunan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dan penganiayaan yang diklaim terhadap anggota komunitas LGBT di Chechnya.
Baca juga: AS dan UE Sanksi Rusia atas Tuduhan Meracuni Navalny
Ketegangan meningkat lebih lanjut pada pertengahan April setelah Republik Ceko mengusir 18 diplomat Rusia, mengklaim mereka bekerja untuk intelijen negara. Praha kemudian menuduh perwira intelijen militer Rusia berada di balik ledakan di sebuah depot militer. Kremlin membantah tuduhan tersebut.
Baca juga: 18 Diplomatnya Diusir, Rusia Balas Usir 20 Diplomat Ceko
Selanjutnya, beberapa negara Eropa lainnya, termasuk Bulgaria, Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia mengusir diplomat Rusia sebagai bentuk solidaritas dengan Republik Ceko. Moskow menanggapi juga dengan melakukan pengusiran diplomatiknya sendiri.
Baca juga: AS dan UE Sanksi Rusia atas Tuduhan Meracuni Navalny
Ketegangan meningkat lebih lanjut pada pertengahan April setelah Republik Ceko mengusir 18 diplomat Rusia, mengklaim mereka bekerja untuk intelijen negara. Praha kemudian menuduh perwira intelijen militer Rusia berada di balik ledakan di sebuah depot militer. Kremlin membantah tuduhan tersebut.
Baca juga: 18 Diplomatnya Diusir, Rusia Balas Usir 20 Diplomat Ceko
Selanjutnya, beberapa negara Eropa lainnya, termasuk Bulgaria, Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia mengusir diplomat Rusia sebagai bentuk solidaritas dengan Republik Ceko. Moskow menanggapi juga dengan melakukan pengusiran diplomatiknya sendiri.
(ian)
Lihat Juga :